Suara.com - Oppo A33, ponsel kelas menengah yang diklaim sebagai perangkat pertama di Indonesia yang hadir dengan membawa prosesor terbaru Qualcomm Snapdragon 460, resmi hadir di Indonesia, Kamis (1/10/2020). Harga Oppo A33 di Indonesia adalah Rp 2,3 juta.
Kehadiran Oppo A33 juga dibarengi dengan peningkatan perangkat Oppo A53 versi baru, yang juga dibekali Snapdragon 460, dengan RAM dan kapasitas penyimpanan yang lebih besar dari pendahulunya.
"Hari ini kami hadirkan perangkat Oppo A53 dengan kapasitas 6GB RAM dan 128GB penyimpanan internal. Selain itu kami juga menghadirkan perangkat baru yang mengusung layar Neo-Display 90hz dengan harga yang lebih terjangkau, OPPO A33, di Indonesia," ujar PR Manager Oppo Indonesia, Aryo Meidianto A, dalam keterangan tertulis.
Snapdragon 460 baru diperkenalkan ke publik pada awal 2020. Prosesor ini menawarkan kinerja tinggi dengan efisiensi daya yang cukup rendah.
Walaupun A33 dan A53 memiliki tingkat efisiensi daya rendah, Oppo memberikan dukungan baterai yang cukup besar pada kedua perangkat, yaitu 5.000 mAh dengan pengisian daya cepat 18W.
Oppo A33 dan A53 juga dilengkapi dengan fitur Super Power Saving Mode yang dapat memperpanjang masa pakai perangkat.
Oppo A53 terbaru membawa peningkatan RAM LPDDR4X 6GB dan penyimpanan berbasis UFS 2.1 sebesar 128GB. Sedangkan A33 dibekali RAM LPDDR4X 3GB dan penyimpanan berbasis UFS 2.1 sebesar 32GB.
Penyimpanan internal kedua perangkat ini masih dapat diperluas hingga 256GB karena dimungkinkan dengan adanya 3 slot kartu yang menampung dua slot Nano SIM dan satu slot untuk MicroSD.
Untuk kamera, kedua perangkat memiliki konfigurasi kamera swafoto yang berbeda. A33 mengusung kamera 8MP di bagian depan, sementara A53 dilengkapi kamera 16MP. Sementara, untuk kamera utama kedua ponsel tersebut identik dengan membawa 13MP kamera utama, 2MP kamera makro dan 2MP kamera bokeh.
Baca Juga: Oppo Hadirkan Layar 90Hz pada A53 dan A33
Oppo A33 dan A53 hadir dengan layar yang mendukung kecepatan 90Hz refresh rate dan 120Hz touch sampling rate untuk pengalaman game dan multimedia yang lebih halus dan responsif, serta hadir dengan desain kamera punch hole layar beresolusi HD+ 6.5 inci.
Hadir di Indonesia dalam dua pilihan warna Fancy Blue dan Electric Black, Oppo A53 6/128GB akan dijual perdana di seluruh jaringan penjualan Oppo baik daring maupun luring pada 10 Oktober 2020 dengan harga Rp3,099 juta. Sedangkan harga Oppo A33, yang hadir dalam pilihan warna Moonlight Black dan Mint Cream, mulai Rp 2,3 juta.
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan