Suara.com - Sebuah supernova meledak berjarak 70 juta tahun cahaya, telah direkam oleh Teleskop Luar Angkasa Hubble.
Peristiwa langka tersebut merobek bintang hingga terpisah dan dalam hal ini, energi yang dilepaskan setara dengan pancaran lima miliar Matahari.
Supernova yang diklasifikasikan sebagai SN 2018gv itu, terlihat di galaksi spiral NGC 2525 pada pertengahan Januari 2018 oleh astronom amatir Koichi Itagaki.
Pada Februari, itu direkam oleh teleskop Hubble untuk membantu para ilmuwan melacak laju ekspansi alam semesta.
Dalam selang waktu, para ilmuwan dapat melihat supernova muncul sebagai bintang yang bersinar terang di dekat tepi galaksi. Ini dengan cepat merobek objek paling terang di galaksi, sebelum akhirnya menghilang dari pandangan.
"Tidak ada pertunjukan kembang api di Bumi yang dapat menandingi ledakan supernova ini," kata Adam Riess dari Space Telescope Science Institute (STScI) dan Johns Hopkins University, seperti dikutip Independent, Selasa (6/10/2020).
Supernova jenis ini, semuanya memuncak pada kecerahan yang sama dan itu dikenal sebagai "standard candles". Menurut NASA, itu karena supernova tersebut bertindak sebagai "pita pengukur kosmik". Dengan informasi tentang kecerahan supernova sebagai konstanta, para ilmuwan dapat menghitung jarak galaksi induknya.
Selain itu, hal ini memungkinkan para ilmuwan untuk mengukur laju ekspansi alam semesta.
Baca Juga: Cantik, NASA Bagikan Gambar Terbaru Jupiter dalam Warna Pastel
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan