Suara.com - Es laut di Kutub Utara yang mencair selama di bulan-bulan musim panas, biasanya akan membeku kembali di musim dingin. Namun, hingga saat ini es di lepas pantai Siberia belum juga terbentuk meskipun sudah memasuki akhir Oktober.
Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah bahwa Laut Laptev di Samudera Arktik gagal membeku di akhir tahun. Hal ini terjadi karena tingkat pencairan tahunan yang telah meningkat selama beberapa tahun, dengan musim panas pertama di Kutub Utara tanpa es diperkirakan akan terjadi antara 2030 dan 200.
Tahun ini menjadi bencana yang sangat besar bagi wilayah tersebut, dengan gelombang panas yang belum pernah terjadi sebelumnya, hingga menyebabkan suhu melonjak mencapai 10 derajat Celcius di Siberia pada Juni.
Dengan musim dingin yang semakin dekat, dampak dari musim panas yang sangat terik pada tahun ini terlihat jelas karena pembibitan es utama Arktik di Laut Laptev gagal membeku.
Biasanya, es terbentuk di sepanjang garis pantai Siberia utara di awal musim dingin dan kemudian tertiup ke seluruh Laptev dan sekitarnya oleh angin kencang. Saat tertiup, itu membawa nutrisi melintasi Kutub Utara sebelum akhirnya mencair di Selat Fram, antara Svalbard dan Greenland, pada musim semi.
Namun, pembekuan selanjutnya yang berarti es tahun ini akan memiliki lebih sedikit waktu untuk mempertebal lapisan dan meningkatkan kemungkinan es mencair sebelum mencapai Selat Fram.
Akibatnya, plankton di seluruh Kutub Utara akan menerima lebih sedikit nutrisi sehingga mengurangi kapasitasnya untuk menghilangkan karbon dioksida di atmosfer. Pada akhirnya, hal ini juga akan berdampak pada efek rumah kaca dan menghasilkan suhu global yang lebih tinggi.
"Kurangnya pembekuan sejauh musim gugur ini belum pernah terjadi sebelumnya di wilayah Kutub Utara Siberia," kata Zachary Labe dari Colorado State University dalam pernyataan kepada The Guardian, dikutip dari IFL Science, Selasa (27/10/2020).
Suhu musim panas ekstrem yang dialami di ujung utara musim panas ini menyebabkan es Laut Laptev mencair lebih awal dari sebelumnya, sehingga menciptakan area perairan terbuka yang luas. Karena air ini menyerap sinar Matahari, suhu mencapai 5 derajat Celcius di atas rata-rata.
Baca Juga: Rencana Menyelamatkan Es Kutub Utara dengan Butiran Kaca
Kegagalan pembekuan es Laut Laptev juga memecahkan rekor tutupan es laut yang rendah di seluruh Kutub Utara tahun ini.
Selain itu, dengan pembekuan yang terbatas tahun ini kemungkinan besar akan menghasilkan es yang lebih tipis dan pencairan lebih awal tahun depan juga kemungkinan besar akan terjadi.
Hal ini akan mengakibatkan lebih banyak area perairan terbuka sepanjang musim panas dan menyebabkan kenaikan suhu laut yang lebih besar di tahun depan. Labe dan ilmuwan iklim lainnya menyerukan kepada para pembuat kebijakan untuk mengekang emisi dan menyelamatkan lautan es Kutub Utara.
Berita Terkait
-
Pertama Kalinya, Ilmuwan Temukan Bahan Kimia Tahan Lama di Kutub Utara
-
Tak Kuat Hadapi Perubahan Iklim, Beruang Kutub Bakal Punah Tahun 2100
-
Berang-Berang 'Grogoti' Lapisan Es Kutub Utara, Percepat Pemanasan Global
-
Waduh, Lingkaran Arktik Mencatat Suhu Terpanas Capai 38 Derajat
-
Kutub Utara Terancam Kobaran Api akibat Kebocoran Minyak
Terpopuler
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Harga Huawei Nova 14i Terungkap, HP Murah Anyar dengan Baterai 7.000 mAh
-
40 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 1 Februari: Klaim Musiala 116 Gratis dan Bek 115-117
-
Roster RRQ untuk MPL ID Season 17 Terungkap, Siap Bangkit di Musim Baru?
-
67 Kode Redeem FF Terbaru Hari Ini 1 Februari: Raih Item Stellar Sea dan Groza Yuji
-
7 Tablet Rasa Laptop Spek Dewa Harga di Bawah Rp3 Juta: Layar OLED Lebar, RAM 12 GB
-
4 Rekomendasi HP Android dengan Memori 512 GB, Tak Perlu Repot Hapus Foto Lagi
-
Daftar Pemain Serial TV God of War, Lengkap dengan Bocoran Tanggal Rilis
-
Lintasarta Kenalkan Platform Marketplace Berbasis AI
-
Spesifikasi Redmi Turbo 5: Calon POCO X8 Pro, Pakai Chip Anyar D8500 dan RAM 16 GB
-
Bocoran Fitur Game WWE 2K26, Siap Rilis di Konsol dan PC Maret 2026