Suara.com - Penelitian terbaru tentang kelelawar mengungkapkan bahwa mamalia ini adalah makhluk yang sangat berevolusi dan dapat secara akurat "memprediksi masa depan", ketika melacak buruannya.
Kelelawar mampu menghitung dengan tepat ke mana mangsanya pergi ketika perburuan makan malam dengan membangun model prediksi dari gema saat terbang.
Ilmuwan dari John Hopkins University di Maryland mengatakan, model prediksi kelelawar sangat akurat. Hewan itu dapat terus melacak mangsanya di udara, bahkan saat buruannya menghilang sesaat di balik penghalang gema seperti pohon.
Para ahli mengatakan, beberapa penelitian lain telah memprediksi jalur berdasarkan informasi visual, tetapi penelitian ini adalah yang pertama dilakukan menggunakan informasi auditori.
Tim tersebut mengatakan, penelitian ini dapat membantu para ilmuwan mendapatkan wawasan lebih luas tentang perilaku yang dipandu oleh pendengaran di antara manusia dan hewan lain, termasuk orang dengan gangguan penglihatan yang menggunakan suara untuk melacak objek di sekitar.
"Mangsa buruannya dapat terbang, kelelawar juga terbang. Dalam lingkungan yang berubah sangat cepat ini, jika kelelawar hanya mengandalkan informasi yang didapatnya dari gema terbaru, hewan itu akan kehilangan mangsanya," kata Cynthia Moss, ahli saraf dan profesor ilmu psikologi dan otak di Universitas John Hopkins, seperti dikutip Independent, Kamis (5/11/2020).
Kelelawar menggunakan jeda waktu antara setiap panggilan ekolokasi dan gema yang dihasilkan untuk menentukan seberapa jauh mangsa berada.
Para ilmuwan mengatakan, kelelawar memiringkan kepala untuk menangkap intensitas gema yang berubah dan mengetahui di mana mangsa berada di bidang horizontal. Hewan nokturnal itu kemudian harus mengumpulkan informasi gema, tentang jarak objek dan arahnya agar berhasil melacak mangsa yang bergerak tidak menentu.
Mengingat kelelawar sangat mahir dalam hal ini, tim ilmuwan bertanya-tanya apakah kelelawar juga bisa menggunakan informasi ini untuk memprediksi ke mana mangsanya pergi. Untuk mengujinya di lab, tim ahli merancang eksperimen yang sangat mirip dengan situasi perburuan kelelawar di alam liar.
Baca Juga: Waduh, Garis Pantai Berubah Gegara Pencairan Es Greenland
Para ilmuwan melatih kelelawar untuk tetap bertengger dan melacak serangga. Tim merekam panggilan ekolokasi setiap kelelawar dan gerakan kepalanya saat hewan itu mengubah ke mana mangsanya bergerak dan seberapa cepat. Tim juga telah menambahkan rintangan untuk menghentikan gema.
"Kami merancang model matematika untuk menguji data dan kami menemukan hipotesis yang berbeda tentang apa yang bisa dilakukan kelelawar," ucap Clarice Anna Diebold, kandidat doktor dalam ilmu psikologi dan otak.
Para ilmuwan berhipotesis bahwa kelelawar menggunakan informasi dari waktu gema dan selanjutnya menyesuaikan tujuan kepala hewan itu.
Penemuan yang telah dipublikasikan di jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences ini, membantah anggapan sebelumnya bahwa kelelawar tidak dapat memprediksi posisi masa depan mangsanya.
Berita Terkait
-
Bahaya! Tingkat Risiko Penularan Covid-19 di Rumah Bisa Mencapai 50 Persen
-
Penelitian Terbaru Sebut Penurunan Kekebalan terhadap Covid-19
-
Ternyata, Kelelawar Vampir Juga Lakukan Social Distancing saat Sakit
-
Ilmuwan Laporkan Kekebalan Covid-19 Hanya Bertahan Beberapa Bulan
-
Masker Cegah 23 Kali Lipat Tetesan Batuk yang Keluar di Udara
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
HP Tahan Air Merek Apa? Ini 7 Rekomendasi Terbaik Mulai Harga Rp1 Jutaan
-
Kronologi Situs Megalit 1.000 Tahun di Poso Rusak Parah Akibat Aktivitas Tambang
-
7 Rekomendasi HP Kamera 108 MP Terbaik untuk Foto Lebaran 2026
-
Daftar Harga HP Samsung Terbaru Maret 2026, Dari Seri A Rp1 Jutaan Hingga Flagship S26
-
48 Kode Redeem FF Terbaru 8 Maret 2026: Dapatkan iPhone 17 dan Skin Trogon Merah Gratis
-
MWC 2026: MediaTek dan Starlink Kolaborasi Hadirkan Layanan Darurat Satelit di HP
-
HP Mati Tiba-Tiba? Kenali 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya Tanpa Panik
-
7 Rekomendasi HP Murah Rp2 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Maret 2026, Ada Redmi hingga Vivo
-
32 Kode Redeem FC Mobile 8 Maret 2026, Sikat 10.000 Gems dan Cek Bocoran Hero Batistuta
-
Terpopuler: Cara Dapat THR FF Total Rp6 Miliar, Xiaomi Siapkan Pesaing MacBook