Suara.com - Kita sering menemukan berbagai kolektor unik seperti lelaki satu ini, Sehabettin Özçelik, yang mungkin memiliki koleksi ponsel terbesar yang pernah dilihat.
Memulai usaha sebagai tukang reparasi dua dekade lalu, dia telah mengolekasi lebih dari 1.000 telepon. Hampir semuanya berasal dari hari-hari sebelum smartphone, ketika Anda benar-benar harus menekan tombol daripada layar untuk memanggil seseorang.
Özçelik tinggal di Van, provinsi timur Turki, dan terus mengumpulkan telepon, saat dia memperbaikinya. Dulu, koleksinya lebih besar. Sayang, pencuri masuk ke rumahnya dan mencuri 700 di antaranya dua tahun lalu. Meski begitu, ia berhasil mengisi ruangan dengan artefak teknologi.
"Saya mulai melakukan pekerjaan ini karena minat saya pada ponsel. Suatu hari, saya memutuskan untuk memulai koleksi, mengira itu akan segera usang. Semua ponsel di koleksi saya masih berfungsi, tetapi tidak lagi diproduksi," katanya dikutip Metro.uk dari Anadolu Agency (AA), Minggu (8/11/2020).
Koleksinya terdiri dari kedua ponsel yang dia beli dan yang dibuang oleh pemilik sebelumnya.
"Semuanya adalah model langka dan sangat berharga. Beberapa pembeli mendekati saya dan ingin membeli beberapa, tetapi saya tidak menjual. Ini adalah pekerjaan yang sulit untuk mempertahankan mereka, tetapi saya ingin menjaga mereka dalam kondisi terbaik sebanyak yang saya bisa," katanya.
Berita Terkait
-
BMW E30 M3 Milik Paul Walker Dilelang, Tembus Rp2 Miliar
-
Motor Bebek 2-Tak Tua Yamaha Ini laku 75 Juta, Ternyata Ini Sebabnya
-
Dulu Kurang Diminati, Motor Honda ini Kini Jadi Buruan Kolektor
-
Mengenal Gunther Von Hagens, Sang Kolektor Mayat Manusia
-
Dilelang, Komputer Apple Zaman Old, Dahulu Berlabel 666 Dolar AS
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi