Suara.com - Google Chrome akan berhenti berfungsi di komputer yang menjalankan Windows 7 pada tahun 2022. Batas waktu berakhirnya dukungan telah diperpanjang enam bulan karena pandemi global.
Dengan kata lain, pengguna Windows 7 akan dapat menggunakan Chrome sebagai browser selama enam bulan lebih lama dari yang direncanakan. Dukungan untuk Google Chrome di Windows 7 sekarang akan berakhir sekitar 15 Januari 2022.
Google melakukan perpanjangan durasi dukungan ini karena melihat lebih banyak orang yang beraktivitas di rumah akibat pandemi virus Corona (Covid-19).
"Setelah menilai situasi saat ini, dan berdasarkan masukan dari pelanggan perusahaan kami yang berharga, Chrome memperpanjang dukungan kami untuk Windows 7 hingga setidaknya 15 Januari 2022," tulis Google dalam sebuah unggahan blog.
Dilansir dari The Sun pada Sabtu (28/11/2020), Microsoft memutuskan tidak lagi mendukung Windows 7 dan pengguna berisiko mengalami kerentanan keamanan. Para pengguna disarankan beralih ke Windows 10.
Menurut laporan NetMarketShare, sekitar 20,93 persen komputer yang mengakses internet masih menggunakan Windows 7. Artinya, ada jutaan komputer yang akan berhenti mendapatkan akses ke Google Chrome pada tahun 2022 mendatang.
Sebelum adanya perpanjangan durasi, pengumuman sebelumnya menyatakan Google Chrome akan berhenti memberikan dukungan di Windows 7 pada 15 Juli 2021. Google mengatakan akan terus mengevaluasi kondisi dan mengomunikasikan setiap perubahan tambahan di masa mendatang.
Berita Terkait
-
7 Cara Melihat Riwayat Penelusuran di Berbagai Browser dengan Mudah
-
Google Chrome Stop Berfungsi di Deretan HP Xiaomi, Cek Daftarnya!
-
2 Cara agar Browser Bisa Refresh Otomatis Tanpa Capek Klik-Klik Lagi
-
Sudah Tahu? Begini Cara Simpan Semua Tab Chrome Sekaligus Sebelum Shutdown
-
Tersandung Kasus Monopoli, OpenAI Siap Beli Google Chrome Jika Dijual
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Daftar Harga HP Honor Terbaru Februari 2026, Lengkap dengan Tablet
-
41 Kode Redeem FF 6 Februari 2026: Klaim Skin Sukuna, Gloo Wall Cosmic dan Parasut Jujutsu Kaisen
-
7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
-
24 Kode Redeem FC Mobile 6 Februari 2026: Jadwal Lucio OVR 117
-
Biaya Akses Data Biometrik di Dukcapil Naik 3 Kali Lipat, ATSI Keberatan
-
Spesifikasi Advan Workmate Ultra, Laptop Murah dengan Intel Core Ultra
-
Bocoran Fitur Galaxy A57 Mencuat, Harga Samsung Galaxy A56 Kini Jadi Makin Murah
-
Pre-Order Dibuka, Final Fantasy 7 Rebirth Siap ke Nintendo Switch 2 Sebentar Lagi
-
Terpopuler: Gempa Pacitan Sebabnya Apa? Black Shark Gahar Muncul
-
Gempa Pacitan M 6,2 Termasuk Jenis Gempa Apa? Jika Tembus M 7,0 Berpotensi Tsunami