Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan pernyataan, terkait adanya peringatan dini gelombang tinggi dari 1,25 hingga 4 meter. Peringatan ini berlaku mulai hari ini hingga Rabu (2/12/2020) atau dua hari ke depan. Dalam situs resmi BMKG, diinformasikan bakal terjadi gelombang tinggi lebih dari 1,25 meter dan bertahan selama 12 jam ke depan.
BMKG menyatakan, terdapat pola tekanan rendah 1009 hPa di Samudera Hindia barat Aceh dan 1008 hPa di Laut Natuna Utara bagian Timur dan Samudera Pasifik timur Filipina. Pola angin di wilayah Indonesia, tepatnya dari Barat Daya hingga Barat Laut berkisar 5-25 knot.
Sedangkan kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan barat Lampung, Selat Sunda, Perairan utara Banten dan Jawa Timur, Perairan selatan Kalimantan Tengah, dan Perairan utama Biak.
Wilayah yang berpotensi mengalami gelombang tinggi 1,25 hingga 2,5 meter terjadi di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh, perairan barat Pulau Simeulue hingga Kepulauan Mentawai, Perairan Enggano hingga Bengkulu, Teluk Lampung bagian selatan, dan Samudera Hindia barat Aceh hingga Bengkulu.
Kemudian wilayah gelombang tinggi juga terjadi di Selat Bali-Lombok-Alas bagian selatan, perairan Selat Sape bagian selatan, perairan selatan Sumbawa hingga Pulau Sawu, Laut Sawu, Selat Sumba bagian barat, perairan selatan Kupang sampai Pulau Rote, Samudera Hindia Selatan P. Sumba hingga P. Rote, Perairan Kepulauan Anambas, Perairan selatan Kep. Natuna, dan Perairan Kep. Subi hingga Serasan.
Wilayah lainnya yang juga berpotensi yaitu Laut Natuna, Laut Jawa, Perairan selatan Kalimantan Tengah, Selat Makassar, Laut FLores, Perairan Kep. Selayar-Kep. Sabalana, Perairan Bitung-Kep. Sitaro, Perairan Kep. Sangihe, Laut Maluku, Teluk Tomini, Laut Sulawesi, Laut Halmahera, Perairan barat dan timur Kep. Halmahera, Perairan utara Papua Barat-Papua, dan Samudera Pasifik utara Papua Barat-Papua.
Sedangkan untuk gelombang setinggi 2,5 hingga 4 meter berpeluang terjadi di Laut Natuna Utara, Perairan utara Kep. Natuna, Perairan barat Lampung, Samudera Hindia barat Lampung, dan Selat Sunda bagian barat hingga selatan.
Kemudian gelombang tinggi bakal terjadi di Perairan selatan Jawa hingga Bali, Samudera Hindia selatan Jawa hingga Lombok, Perairan Kep. Talaud, Perairan utara Kep. Halmahera, dan Samudera Pasifik utara Halmahera.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama bagi keselamatan pelayaran pada Perahu Nelayan dengan kecepatan angin lebih dari 15 knot dan gelombang di atas 1,25 m, Kapal Tongkang dengan kecepatan angin lebih dari 16 knot dan gelombang tinggi di atas 1,5 m.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Medan 30 November: Pagi Cerah-Malam Hujan
Lalu Kapal Feri dengan kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 m, dan kapal kargo atau kapal pesiar dengan kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4 meter.
"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," jelas BMKG.
Berita Terkait
-
Prakiraan Cuaca Bali Hari Ini, Sabtu 28 November 2020
-
Prediksi Cuaca BMKG : Jaksel dan Jakbar Berpotensi Diguyur Hujan
-
Jaksel dan Jakbar Berpotensi Diguyur Hujan Mulai Siang Nanti
-
Prakiraan Cuaca BMKG 27 November: Siang-Malam Depok dan Kota Bogor Hujan
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Pagi Cerah Berawan, Siang Hujan
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?