Suara.com - Ketua Umum Asosiasi Industri Perangkat Telematika Indonesia (AIPTI), Ali Soebroto, mengungkapkan bahwa kapasitas mesin Centralized Equipment Identity Register atau mesin CEIR untuk menampung data International Mobile Equipment Identity (IMEI) dari ponsel akan ditambah hingga 2 miliar.
"Dukungan dari Kominfo adalah kita sekarang memperbesar kapasitas CEIR menjadi dua miliar," ujar Ali dalam acara "Selular Digital Telco Outlook," Rabu (16/12/2020).
"Sampai first quarter ini tidak ada masalah dan dengan adanya kerjasama ini kita harapkan untuk seterusnya tidak ada masalah," dia menambahkan.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Ismail, mengatakan bahwa regulasi IMEI telah berjalan dengan baik melalui skema white-list, sehingga tidak ada perangkat-perangkat lama yang terblokir.
Ismail juga mengungkapkan pemerintah juga telah menyiapkan kapasitas mesin CEIR hingga 1,2 miliar untuk menampung IMEI ponsel, dan membenarkan bahwa telah berdiskusi bersama asosiasi untuk memperbesar daya tampung mesin CEIR tersebut.
"Alhamdulillah ini pun sudah berjalan dengan baik, memang jumlahnya luar biasa banyaknya sampai mendekati angka 1,2 miliar. Namun, masih aman kapasitas yang tersedia," kata Ismail.
"Kapasitas ini bisa segera di-enhance, itu hanya masalah teknis sederhana, dan sudah ada komitmen untuk menambah segera, mudah-mudahan tidak ada masalah secara teknis," dia melanjutkan.
Lebih lanjut, Ismail mengatakan pelaksanaan regulasi telah berjalan dengan baik menyusul tanda-tanda keberhasilan saat ini, di mana jumlah produksi masing-masing brand dilaporkan meningkat.
"Marketnya kemarin sebagian dipakai atau diambil oleh barang blackmarket itu sudah digantikan oleh yang legal. Indikasi brand owner yang legal alhamdulillah jadi kebijakan IMEI ini sudah berhasil, jadi kita kawal bersama agar tahun depan dan seterusnya sistem ini berjalan dengan baik," Ismail menambahkan.
Baca Juga: Samsung Klaim HP-nya di Indonesia Tak Terdampak Masalah CEIR
Kenaikan jumlah produksi dibenarkan oleh Brand Director Vivo Smartphone Indonesia, Edy Kusuma. Menurut dia, regulasi IMEI telah membantu mengedukasi konsumen untuk lebih mengetahui dan sadar tentang penggunaan produk resmi, yang berdampak pada kenaikan jumlah produksi.
"Di Vivo sendiri ada dampak positif. Jadi, adanya regulasi IMEI ini kami sampai harus menambah kapasitas produksi karena tingginya demand. That's why pada saat regulasi ini diterapkan ini sangat membantu sekali bagi kami sebagai pelaku usaha," ujar Edy. [Antara]
Berita Terkait
-
Xiaomi 18 Bocor Lebih Awal, Siap Tantang Galaxy dan iPhone di 2026
-
Rekomendasi iPhone Bekas Under 6 Juta Masih Layak 2026, Hindari Barang KW dan IMEI Terblokir
-
Panduan Praktis Daftar IMEI 2026: Sinyal Tak 'Ilang-ilangan' Lagi
-
7 Hal yang Perlu Diperhatikan sebelum Membeli HP Bekas, Jangan Salah Pilih!
-
Isu Jual Beli Hp Wajib Balik Nama, Kemkomdigi Sebut Daftar IMEI Tidak Wajib
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur