Suara.com - TikTok dan WeChat kini boleh meneruskan operasi mereka di Amerika Serikat setelah Presiden Joe Biden memutuskan untuk menunda atau menghentikan sementara upaya hukum terhadap dua aplikasi asal Tiongkok tersebut.
Sebelumnya Presiden Donald Trump telah memulai upaya untuk melarang TikTok dan WeChat untuk beroperasi di AS. Dua perusahaan itu dituding mengancam keamanan dalam negeri, kebijakan luar negeri, dan ekonomi AS.
Tudingan-tudingan ini selalu dibantah oleh TikTok maupun WeChat. Selain itu kedua perusahaan juga sudah menempuh langkah hukum untuk melawan tindakan pemerintah AS tersebut.
Tetapi Biden, yang disumpah sebagai presiden AS untuk menggantikan Trump pada Januari kemarin, sudah mengajukan abeyance - penghentian sementara atau penundaan - proses hukum terhadap dua perusahaan ini.
Langkah ini diambil karena pemerintahan Biden ingin mengevaluasi kembali, apakah benar TikTok serta WeChat memiliki potensi ancaman terhadap keamanan dalam negeri AS. Dalam masa penundaan ini para pihak berwenang akan mempelajari kembali kasus tersebut.
WeChat memiliki lebih dari 1 miliar pengguna di dunia, tetapi di AS jumlah penggunanya kurang signifikan. Sementara TikTok adalah bintang di dunia aplikasi media sosial serta hiburan AS. Dari total 800 juta pengguna di dunia, sebanyak 100 juta berada di AS. [BBC]
Berita Terkait
-
Xi Jinping dan Donald Trump Segera Bertemu, Ada Potensi Bisnis dan Skenario 'Perang'
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Pekan Depan Prabowo Lawatan ke AS, Teken Tarif Dagang dengan Trump
-
Bad Bunny Tampil di Halftime NFL 2026, Ajak Lady Gaga Tampil Bersama
-
Iuran Rp17 Triliun! Masyumi Beri Syarat Ketat ke Prabowo Soal Gabung 'Board of Peace' Donald Trump
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
-
Cari HP Rp1 Jutaan yang Bagus untuk Main Game? Ini 7 Pilihan yang Bisa Jadi Andalan
-
POCO X8 Pro Max Lolos Sertifikasi IMDA dan TKDN, Bersiap ke Pasar Asia Tenggara
-
HP RAM 16 GB Harga Berapa? Cek 6 Rekomendasi Paling Murah
-
Xiaomi 17 Ultra Masuk Jajaran HP Kamera Terbaik Q1 2026, Kalahkan iPhone 16 Pro Max
-
Perilisan Xiaomi Pad 8 ke Indonesia Semakin Dekat, Konfigurasi Memori Terungkap
-
Spesifikasi Tecno Pova Curve 2: HP Midrange Tipis 8.000 mAh dengan Layar 144 Hz
-
32 Kode Redeem FC Mobile 15 Februari 2026, Klaim Permata dan Pemain Ginga OVR 108-112
-
Karakter Lawas Kembali Muncul di Resident Evil Requiem, Nostalgia RE6
-
54 Kode Redeem FF Aktif Hari Ini 15 Februari 2026, Klaim Berbagai Bundle Gratis