Suara.com - Para ilmuwan dari University of Portsmouth menemukan sisa-sisa fosil ikan yang tumbuh sebesar hiu putih, setelah seorang kolektor fosil salah mengira fosil itu sebagai reptil terbang raksasa.
Spesies tersebut adalah coelacanth "fosil hidup" yang masih berenang di laut, bertahan dari kepunahan yang membunuh dinosaurus.
Ikan coelacanth pertama kali berevolusi 400 juta tahun lalu. Spesies tersebut sudah lama diyakini punah, tetapi pada 1938 seekor coelacanth hidup ditemukan di Afrika Selatan.
Profesor David Martill, ahli paleontologi, diminta untuk mengidentifikasi tulang besar di koleksi pribadi yang disimpan di London setelah kolektor membeli fosil tersebut yang mengira itu mungkin bagian dari tengkorak pterodactyl.
Tetapi Profesor Martill terkejut karena menemukan itu sebenarnya bukan tulang tunggal, tetapi terdiri dari banyak lempengan tulang tipis.
"Plat-plat tulang tipis itu disusun seperti sebuah barel, tetapi dengan tiang-tiang yang melingkar. Hanya satu hewan yang memiliki struktur seperti itu dan itu adalah coelacanth," kata Profesor Martill, seperti dikutip dari Independent, Rabu (17/2/2021).
Meski kolektor tersebut kecewa, temuan ini menarik minat para ilmuwan karena belum ada coelacanth yang pernah ditemukan di deposit fosfat Maroko dan contoh ini berukuran sangat besar.
Profesor Martill bekerja sama dengan ahli paleontologi Brasil terkemuka Dr Paulo Brito dari State University of Rio de Janeiro, untuk mengidentifikasi fosil tersebut.
Dalam penelitian yang dipublikasikan di Cretaceous Research, para ahli mengatakan fosil itu telah tertanam dalam blok fosfat, didukung dengan plester dan ditutupi lapisan pernis, yang menyebabkan tulang menjadi coklat.
Baca Juga: Pertama Kalinya, Ilmuwan Temukan Fosil Amon Telanjang Tanpa Cangkang
Tak hanya itu, fosil ditemukan di sebelah pterodactyl yang membuktikan bahwa hewan itu hidup di Zaman Kapur atau sekitar 66 juta tahun yang lalu.
Ukuran paru-paru yang tidak normal menunjukkan panjangnya sekitar 5 meter, jauh lebih besar daripada coelacanth yang terancam punah yang tumbuh hingga maksimum 2 meter.
Fosil tersebut sekarang dikembalikan ke Maroko, di mana itu akan ditambahkan ke koleksi di Departemen Geologi di Hassan II University of Casablanca.
Berita Terkait
-
Selamatkan Istri, Pria Ini Nekat Jotos Hiu Putih Sepanjang 3 Meter
-
Pria Selamat dari Maut Setelah Mengganjal Mulut Hiu Pakai Papan Selancar
-
Terungkap, Misteri Reptil dengan Leher 3 Kali Lebih Panjang dari Tubuhnya
-
Ilmuwan Temukan Harta Karun Tersembunyi di Fosil Ikan
-
Ilmuwan Ungkap Lokasi Paling Berbahaya Sepanjang Sejarah Bumi
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Babak Pertama Final AFF Women's Cup 2026: Timnas Putri Indonesia Unggul 1-0
-
BRI Dukung BKKBN Salurkan Bantuan Keluarga Berisiko Stunting di Kepulauan Talaud
-
Diskon Mako Bakery Khusus Nasabah BRI, Makan Enak Bayar Gak Sampai Rp20 Ribu!
-
Jonatan Christie Bersyukur Cepat Beradaptasi, Lolos ke Babak Kedua China Open 2026
-
Promo Terbaru BRI di Marugame Udon, Makan Kenyang Cuma Bayar Rp10 Ribu!
-
Serahkan Dugaan Korupsi MBG ke Penegak Hukum, Kepala BGN Baru Pilih Fokus Kerja
-
Seperti Apa Watak Weton Jumat Kliwon? Ini Sifat dan Keistimewaannya Menurut Primbon
-
Bukan Sekadar Angka, Ini Arti Penting Masuknya BRI di Jajaran Elite Perbankan Dunia
-
Soroti Kasus Febrie Adriansyah, Keluarga Terdakwa Korupsi Tuntut Kesetaraan di Depan Hukum
-
5 Sepatu Running Pria di Bawah Rp500 Ribu, Ada yang Cuma Rp100 Ribuan!