Suara.com - Setelah diluncurkan pada pertengahan 2019, Huawei akhirnya resmi menggunakan sistem operasi buatannya sendiri, HarmonyOS, April mendatang.
Dikutip dari CNBC, Rabu (24/2/2021), juru bicara Huawei mengatakan, HarmonyOS akan berlaku untuk semua pengguna smartphonenya, termasuk di luar China.
Ponsel pertama Huawei yang akan menggunakan HarmonyOS adalah Huawei Mate X2 yang diluncurkan pada Senin kemarin. Setelahnya, pabrikan bakal meluncurkan sistem operasinya ke beberapa perangkat lainnya.
Peluncuran HarmonyOS sendiri dikarenakan sanksi dari Pemerintah Amerika Serikat yang memasukkan Huawei ke Daftar Entitas pada 2019.
Hasilnya, Huawei tidak diperbolehkan memiliki hubungan dagang dengan perusahaan AS, termasuk Google.
Apa itu HarmonyOS?
HarmonyOS merupakan sebuah sistem operasi buatan Huawei seperti halnya OS Android. Huawei menyebut HarmonyOS dapat bekerja di beberapa perangkat seperti smartphone hingga TV.
Kemudian pada 2020, Huawei meluncurkan HarmonyOS 2.0 versi beta. Pengujian HarmonyOS 2.0 perdana dilakukan pada seri Huawei P40 atau Mate 30.
Berdasarkan penjabaran Huawei, Harmony OS sekilas tidak jauh berbeda dengan EMUI (UI Huawei) yang berbasis Android seperti yang berlaku saat ini. Secara teknis, pengoperasian dan desain antarmuka Harmony OS dinilai masih sama.
Baca Juga: Huawei Mate X2 Meluncur, Mirip Banget Samsung Galaxy Fold
Staf Huawei mengklaim bahwa demo tersebut hanya menunjukkan kemampuan sistem yang memang untuk ditampilkan. Ia memastikan bahwa sistem operasi Harmony OS akan memiliki desain antarmuka baru yang berbeda dari Android.
"Dalam lima tahun terakhir, tim software Huawei pada dasarnya telah menggantikan sebagian besar inti dari sistem Android. Mulai dari driver tingkat rendah hingga lapisan abstraksi hardware, kerangka pemrograman, dan seterusnya. Kami mengubah segala sesuatu yang dapat diubah," kata President Consumer Business Software Huawei, Wang Chenglu.
Chenglu menegaskan, Harmony OS muncul bukan untuk menggantikan Android. Ia mengaku bahwa sistem operasi tersebut ada untuk siap bersaing dan melampaui Android.
Chenglu berharap Harmony OS akan menjadi sistem operasi generasi baru untuk era Internet of Things (IoT).
Menurut CNBC, Huawei akan mendesain ulang tampilan antarmuka toko aplikasi AppGallery hingga meningkatkan fungsi navigasi pada HarmonyOS 2.0.
Peningkatan ini juga dimaksudkan untuk pengguna Huawei yang bertempat di luar China.
Saat ini, AppGallery Huawei memiliki lebih dari 530 juta pengguna bulanan.
Berita Terkait
-
Huawei-Telkomsel Hadirkan Antena Penguat Jaringan dalam Ruangan
-
Stylish! Huawei MateBook D14 Intel Hadir di Indonesia, Ini Spesifikasinya
-
Huawei Kembali Gugat FCC ke Pengadilan Amerika Serikat
-
Pendiri Huawei Sebut iPhone 12 Smartphone Terbaik di Dunia?
-
Daftar Ponsel Baru di Februari: Samsung, Asus, Xiaomi, dan Huawei
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Inovasi Terbaru Kecantikan Wajah, Volulift 2.0 Resmi Diperkenalkan
-
Paradoks Jajanan SD versus MBG: Mengapa Proyek Besar Justru Rawan Keracunan?
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama