Suara.com - Para ilmuwan menemukan dua peti batu kuno yang diduga pernah digunakan untuk jasad suami istri di taman margasatwa Ramat Gan dekat Kota Tel Aviv, Israel.
Peti mati itu diperkirakan berusia sekitar 1.800 tahun dan berasal dari periode ketika Kekaisaran Romawi memerintah wilayah tersebut.
Peti mati batu atau sarkofagus, ditemukan pada pertengahan Februari, tersembunyi di dekat kandang jerapah, gajah, dan tempat penitipan burung.
Beberapa petugas taman margasatwa yang bekerja lebih lama di situs tersebut ingat bahwa peti mati pertama kali ditemukan sekitar 25 tahun lalu, selama pembangunan tempat parkir baru.
Tetapi dua peti mati itu digali dan dipindahkan ke tempat lain di situs tersebut hingga terlupakan, sampai kedua peti itu ditemukan kembali selama pekerjaan perluasan untuk rumah sakit hewan.
"Itu adalah dua peti mati yang serasi. Didekorasi secara identik dengan karangan bunga dan cakram. Kesamaan peti mati inilah yang membuat kami berspekulasi bahwa mereka adalah pasangan," kata Uzi Rothstein dari Israel Antiquities Authority (IAA), seperti dikutip dari Live Science, Rabu (3/3/2021).
Menurut analisis, peti mati itu terbuat dari batu yang kemungkinan besar berasal dari Perbukitan Yudaean atau Samaria dan berusaha meniru sarkofagus bergengsi yang terbuat dari marmer Proconnesian dari Pulau Marmara di Turki.
Sementara itu, dekorasi kedua peti mati itu menunjukkan cakram simbolis yang dimaksudkan untuk melindungi dan menemani jiwa dalam perjalanannya ke alam baka.
Para ahli berpendapat, dekorasi hiasan menunjukkan peti mati itu dimaksudkan untuk orang non-Yahudi yang berstatus sosial tinggi selama periode tersebut.
Baca Juga: Seorang Pria Tega Perkosa Gadis 13 Tahun di Hotel Tempat Karantina Covid-19
Kini, arkeolog telah memindahkan peti mati ke gudang terdekat untuk Harta Nasional Israel.
Berita Terkait
-
Suami Ditahan Israel, Wanita Ini Lahirkan Bayi Hasil Sperma Selundupan
-
Cara Israel Gelar Vaksinasi Sehingga Menjadi Juara Dunia
-
Vaksin Covid-19 untuk Rakyat Palestina Ditahan Israel di Jalur Gaza
-
Di Balik Laris Manis Peti Mati Covid-19, Pengusaha: Saya Tidak Suka Cita
-
Jalanan di Israel Dikuasai Kawanan Kambing Gurun saat Lockdown
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bintang Harry Potter Cuan Besar Gabung OnlyFans, Gaji 12 Bulan Setara Main Film Bertahun-tahun
-
Desil Tak Sesuai Fakta, Ini Cara Pembaruan Data DTKS Offline dan Online
-
2 ABK WNI Selamat dari Serangan Drone di Selat Bab Al-Mandeb Alami Luka-luka
-
Iran Tahan Pembukaan Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Tembus 88 Dolar AS
-
Pesan Menyentuh Audy Item untuk Iko Uwais Usai Keguguran di Usia Kandungan 7 Minggu
-
3 Zodiak yang Beruntung dan Punya Nasib Baik 12 Agustus 2026, Keinginan akan Terwujud
-
Total 3 WNI Jadi Korban Serangan Bom Drone Houthi Yaman di Selat Bab Al Mandeb
-
ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb
-
WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina