Suara.com - Setiap perangkat iPhone secara default melacak lokasi ke mana pun kamu pergi jika Layanan Lokasi (Location Services) diaktifkan.
Apple mengatakan riwayat ini dienkripsi end-to-end, tetapi beberapa dari pengguna mungkin tidak menginginkannya.
Jangan khawatir, kamu dapat menonaktifkan Riwayat Lokasi dengan mudah sehingga dapat berhenti melacak lokasi.
Dilansir dari How to Geek, Selasa (9/3/2021), berikut ini cara menonaktifkan pelacakan riwayat lokasi di iPhone:
1.Buka Settings di iPhone.
2. Klik Privacy.
3. Pilih Location Services.
4. Gulir ke bawah dan ketuk pada opsi System Services.
5. Ketuk tombol di samping Significant Locations untuk menonaktifkannya.
Baca Juga: Maling iPhone 11 di Batam Ditangkap karena Aplikasi Find My iPhone
Pada iPhone, menu Significant Locations adalah tempat yang sering dikunjungi, seperti rumah atau tempat kerja.
Perangkat mempelajari di mana tempat-tempat itu berada dengan melacak pergerakan kamu dan membuat kesimpulan tentang kebiasaan sehari-hari mu.
Menu ini memiliki manfaat, salah satunya adalah dengan meminta Siri dengan kalimat perintah "Take me home" atau izinkan Reminders (Pengingat) untuk mengingatkan kamu tentang apa pun saat tiba di Significant Locations.
6. Setelah mengetuk tombol di samping Significant Locations, kamu akan mendapatkan pemberitahuan. Klik Turn Off.
Pada halaman menu Significant Locations, kamu juga dapat menggulir ke bawah dan meninjau data riwayat lokasi. Untuk menghapus data tersebut, klik opsi Clear History.
Setelahnya, keluar dari pengaturan dan iPhone tidak akan lagi mengawasi setiap pergerakan mu.
Tag
Berita Terkait
-
Menderita Luka Bakar karena iPhone Meledak, Lelaki Ini Tuntut Apple
-
Apple Tidak Akan Terapkan Port USB-C ke iPhone Selanjutnya
-
Tiru Model Android? iPhone 14 Bakal Bawa Desain Kamera Depan Punch Hole
-
iPhone SE Terbaru Disebut Muncul Awal 2022, Dijual Rp 7 Jutaan
-
Nyesek! Wanita Ini Beli iPhone 12 Pro Max di Online, yang Dikirim Yogurt
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 13 Juni 2026: Panen 5.000 Gems dan 150 Shard
-
47 Kode Redeem FF Terbaru 13 Juni 2026: Panen 200 DM Gratis dan SG2
-
3 HP AI Harga 1 Jutaan Terbaik Juni 2026, Fitur Pintar Melimpah Buat Dana Mepet
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN