Suara.com - Laga sengit yang dijuluki The Royal Derby RRQ vs ONIC terjadi pada laga penutup Week 5 MPL Season 7. Jungler RRQ Hoshi, Albert, tampil trengginas sehingga berhasil mengantarkan Sang Raja menang 2 vs 0 atas ONIC Esports.
Roster serta susunan hero milik RRQ pada game pertama termasuk Skylar (Claude), Vynn (Diggie), R7 (Paquito), Albert (Benedetta), dan Psychoo (Pharsa).
Sementara formasi dari ONIC Esports yaitu Drian (Kagura), Sanz (Yi Sun Shin), Kiboy (Silvanna), CW (Alice) dan Butsss (Esmeralda).
RRQ Hoshi langsung tancap gas sejak early game dan terus menekan ONIC Esports. Game pertama seakan berat sebelah mengingat ONIC Esports tak diizinkan mengembangkan serangan oleh RRQ Hoshi.
Bahkan di menit ke-8, RRQ sudah unggul 9 vs 1 atas ONIC. Serangan mematikan Albertt membuat Kiboy dan Sanz tak berdaya. Albert sudah menyumbang 6 Kill dan 2 Assist pada menit ke-9 sehingga ia berkontribusi pada sebagian besar Kill pada lawan.
Hingga menit ke-12, Landak Kuning bahkan hanya mampu menghancurkan 1 Turret milik RRQ Hoshi. Sebaliknya, RRQ percaya diri setelah menghancurkan 7 Turret milik ONIC. Momen late-game menjadi keuntungan buat RRQ Hoshi.
Terpancing menuju Lord justru membuat ONIC merugi. Serangan cepat dari RRQ di dekat Lord malah membuat 3 hero dari pemain ONIC tumbang.
Serangan menggunakan Lord di menit ke-17 menjadi mimpi buruk bagi Landak Kuning. RRQ mengunci kemenangan game pertama dengan skor 19 vs 2 di menit ke-17. Albert menjadi MVP game pertama setelah menyumbang 11 Kill dan 3 Assist.
Game kedua berlangsung lebih sengit dibandingkan pertandingan sebelumnya. Menit ke-7 skor 5 vs 4 untuk keunggulan tipis Landak Kuning. Meski begitu, RRQ diuntungkan karena unggul untuk urusan Turret.
Baca Juga: Siap Tampil di Royal Derby, RRQ Psychoo Ingin Bantai ONIC
Menit ke-12, RRQ sudah menghancurkan 7 Turret berbanding 2 dari ONIC. Albert yang menggunakan hero Bruno tampil trengginas bersama Vyn dengan Diggie-nya dan Psychoo dengan Rafaela-nya.
Meski kehilangan 2 pemain, RRQ berhasil mengamankan Lord di menit ke-15. Serangan dari Lord mampu mencuri Base Turret bagian bawah milik ONIC.
Landak Kuning mampu bertahan dengan baik meski digempur oleh RRQ saat late-game.
Di menit ke-18, ONIC unggul tipis 8 vs 7 atas RRQ Hoshi. Setelah menarik ulur serangan, menit ke-22 menjadi momen kunci bagi Sang Raja.
Dengan menggunakan Lord, RRQ mengunci kemenangan game kedua dengan skor 13 vs 10.
Lagi-lagi Albertt jadi MVP game kedua setelah menyumbang 10 Kill dan 2 Assist. Hasil ini membuat RRQ naik menuju peringkat keempat sementara ONIC gagal melebarkan jarak poin dengan peringkat kedua MPL Season 7.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana