Suara.com - Setelah dirumorkan bakal mengeluarkan beberapa fitur baru, Facebook akhirnya resmi memperkenalkan sederet fitur dan aplikasi berbasis audio untuk saingi Clubhouse. Mereka adalah Soundbites, Podcast, hingga Live Audio.
"Kami bekerja membuat pesan audio lebih mudah direkam dan lebih menyenangkan, termasuk kemampuan untuk mengirim klip suara yang sudah dikenal ke teman mereka. Mulai dari efek suara seperti jangkrik hingga kutipan dari lagu-lagu populer," kata Fidji Simo selaku Head of Facebook App lewat keterangan resminya, Selasa (20/4/2021).
Pertama, Facebook akan membuat seperangkat tools untuk konten berbasis audio baru. Simo tools ini akan mengandalkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Dengan ini, pengguna bisa memakai beberapa koleksi suara yang disediakan Facebook untuk fitur story, seperti trek audio, sounds effects, voice effects, hingga filter audio.
Kedua, Facebook akan menghadirkan tools yang dikenal dengan Soundbites. Ini merupakan klip audio pendek yang bisa merekam anekdot, lelucon, momen inspirasi, puisi, dan beberapa hal lainnya.
"Kami akan mulai menguji Soundbites selama beberapa bulan ke depan dengan sejumlah kreator dan menyempurnakan produk dengan masukan mereka sebelum membuatnya tersedia untuk semua orang," jelas Simo.
Ketiga, Facebook juga siap memperkenalkan layanan Podcast di aplikasinya. Dalam beberapa bulan ke depan, pengguna Facebook tak perlu mendengar podcast di luar aplikasi, mereka bisa langsung menemukannya di dalam Facebook.
Keempat, Live Audio Rooms. Menurut Simo, fitur ini akan tersedia di aplikasi Facebook dan Messenger. Perusahaan juga akan menguji coba fitur ini dan diharapkan tersedia pada musim panas 2021.
Selain itu, Facebook juga menjanjikan bakal membawa fitur monetisasi seperti langganan ke Live Audio Rooms dan Soundbites. Dengan ini, para kreator bisa mendapatkan dana dari platform tersebut.
Baca Juga: Banyak Tag ke Situs Porno di Facebook, Ini Penjelasan dan Solusinya
"Dengan menghadirkan keajaiban ke format audio baru, kami memberikan cara baru kepada orang-orang untuk mengatakan lebih banyak tentang apa yang selalu ingin mereka katakan selama ini," pungkas Simo.
Berita Terkait
-
Begini Cara Mengetahui Akun Medsos Diretas Serta Cara Mengantisipasinya
-
VOC Perusahaan Kapitalis Paling Kaya Sedunia, Kalahkan Apple - Facebook Cs
-
Clubhouse Android Diyakini Rilis di Bulan Mei
-
Waduh! 1,3 juta Data Pribadi Pengguna Clubhouse Disebut Bocor, Ternyata...
-
Jaga Keamanan CEO Mark Zuckerberg, Facebook Habiskan 23 Juta Dolar
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Xiaomi Rilis Redmi Soundbar Speaker 2 Pro 2026, Harga Lebih Terjangkau
-
5 Rekomendasi HP Oppo RAM 8 GB Terbaik 2026, Performa Gacor!
-
Oppo Reno 15 Pro Mini Debut: Bodi Mirip iPhone 17, Harga Lebih Murah
-
68 Kode Redeem FF Terbaru 9 Januari: Raih Bundle Nightmare dan Skin Heartrocker
-
Berapa Harga POCO M8 Pro 5G? HP Kelas Menengah Rasa Flagship, tapi Minus Fitur Ini!
-
7 Laptop Gaming di Bawah Rp10 Juta Paling Worth It, Nge-Game Berat Lancar Jaya
-
Huawei MatePad 12 X 2026 Resmi Hadir di Indonesia, Tablet Tipis Rasa PC dengan Desain Ringkas
-
Mantan Sutradara Assassin's Creed: Tim Kecil Bakal Jadi Masa Depan Game AAA
-
31 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 9 Januari: Klaim Shards dan Pemain PL 112-115
-
Honor Magic 8 Pro Meluncur di Pasar Internasional, Apa Bedanya dengan Versi China?