Suara.com - Seorang lelaki asal Swedia tidak sengaja menemukan harta karun, sekitar 50 peninggalan Zaman Perunggu berusia lebih dari 2.500 tahun saat sedang membuat peta.
"Sebagian besar harta karun itu terdiri dari perhiasan kuno dan temuan ini merupakan salah satu penemuan peninggalan paling spektakuler dan terbesar dari Zaman Perunggu di negara Nordik," kata Badan Administratif Daerah dalam sebuah pernyataan.
Di antara peninggalan yang diyakini berasal dari periode antara 750 dan 500 SM, ada beberapa kalung, rantai, dan jarum perunggu yang diawetkan dengan sangat baik.
Benda-benda itu tergeletak di tempat terbuka di depan beberapa batu besar di hutan.
Menurut pihak berwenang, kemungkinan hewan telah menggali area tersebut dari celah di antara batu-baru besar.
Pembuat peta, Tomas Karlsson, menemukan harta karun tersebut saat ia sedang memperbarui peta dan awalnya mengira itu hanya sampah.
"Itu terlihat seperti sampah logam. Tapi setelah saya lihat, itu tampak begitu baru dan saya pikir itu palsu," kata Karlsson, dikutip dari Science Alert, Selasa (4/5/2021).
Karlsson melaporkan, temuan itu ke otoritas lokal yang mengirim tim arkeolog untuk memeriksa situs tersebut.
Menurut Johan Ling, profesor arkeologi di University of Gothenburg, sebagian besar temuan terbuat dari benda perunggu yang dapat dikaitkan dengan perempuan berstatus tinggi, hidup pada Zaman Perunggu.
Baca Juga: Heboh Harta Kartun Dinasti Ming, Kini Ditemukan 11 Peti Mati Kuno di Natuna
Beberapa kalung dan gelang diyakini merupakan perhiasan perempuan tersebut, sementara jarum dan lubang tali besar kemungkinan digunakan untuk menghias dan menahan berbagai pakaian terbuat dari wol.
Berita Terkait
-
Warga Buru Harta Karun Peninggalan Dinasti Ming di Natuna
-
Geger Harta Karun Guci hingga Emas Batangan Peninggalan China di Natuna
-
Warga Ramai Cari Harta Karun di Batubi, Ada yang Temukan Emas Batangan
-
Jejak Kaki Dinosaurus Terbesar Ditemukan di Inggris
-
Temuan Lempeng Batu Zaman Perunggu Ini Diklaim Peta Tertua di Eropa
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Drama Wheelie di Prancis! Kiara Ramadhipa Ngamuk Salip 7 Pembalap, Amankan 5 Besar Moto3
-
Rindekraf 2026-2045 Ditetapkan Sebagai Peta Jalan Nasional Sektor Ekonomi Kreatif
-
Ini Kecanggihan Jet Tempur F-35 yang Mau Dibeli Turki dari AS, Bikin Israel Gemetar
-
3 Serum Viva untuk Mencerahkan Wajah dengan Review Positif, Cuma Rp20 Ribuan Auto Glowing
-
Aksi Jemput Bola Mahasiswa KKN: Turun Langsung Cek Kesehatan Warga Reuhat Tuha
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Ulasan Novel Suicide Knot, Misteri Kode Rahasia di Balik Live Kematian Anne
-
Puluhan Ribu Xpeng X9 Kena Recall Akibat Masalah Suspensi Udara Begini Nasib Unit di Indonesia
-
Usai Jadi Sorotan Nasional, SDN Tanggirejo Akhirnya Direvitalisasi
-
PR Timnas Indonesia Usai Pesta Gol ke Gawang Kamboja, John Herdman Wanti-wanti Ini