Suara.com - NASA mendeteksi hujan meteor baru yang diberi nama Finlay-id dan akan muncul untuk pertama kalinya pada 2021.
Hujan meteor ini akan berlangsung sekitar 10 hari pada musim gugur ini.
"Itu membuatnya tidak hanya sebagai hujan meteor yang menarik, tetapi juga hujan meteor yang sangat sulit untuk diamati," kata Diego Janches, astrofisikawan di Goddard Space Flight Center NASA.
Janches mengatakan, hujan meteor tersebut akan berasal dari konstelasi Ara (Altar), tetapi titik dari mana meteor berasal masih belum jelas karena ini adalah fenomena baru.
Prediksi menunjukkan bahwa Finlay-id dapat dimulai sekitar akhir September dan mencapai puncaknya pada 7 Oktober mendatang.
Hujan meteor Finlay-id sangat berbeda dengan hujan meteor lainnya yang pernah terjadi.
Saat Bumi mengelilingi Matahari, planet sesekali akan melalui puing-puing yang ditinggalkan oleh komet dan asteroid.
Partikel-partikel tersebut berinteraksi dengan atmosfer Bumi dan menghasilkan "bintang jatuh".
Puing-puing komet dan asteroid itu umumnya berada di tempat yang sama, memungkinkan Bumi melewatinya setiap tahun sekali.
Baca Juga: Puing Roket Jatuh, NASA Kritik China Lalai!
Itu mengapa hujan meteor besar seperti Perseids dan Geminids, adalah fenomena hujan meteor tahunan.
Namun, hujan meteor Finlay-id mungkin hanya terjadi satu kali dan jika itu terjadi beberapa kali, fenomena tersebut tidak akan terjadi setiap tahun.
Hujan meteor baru ini mendapatkan namanya dari Komet 15P/Finlay yang memiliki lebar sekitar 2 km.
Kemungkinan ada kantong debu tersembunyi dari Komet Finlay yang akan bertabrakan dengan Bumi bertahun-tahun dari sekarang, tetapi para astronom masih tidak yakin bagaimana itu bisa terjadi.
Gaya di tata surya memengaruhi perjalanan debu komet. Butiran kecil dari Komet Finlay diperlambat oleh angin Matahari dan jalurnya dipengaruhi oleh gravitasi Jupiter dan Matahari.
Ukuran kecil butiran membuatnya sangat rentan terhadap efek tersebut, menyebabkan bintik kecil dari Komet Finlay melayang ke jalur orbit Bumi.
Berita Terkait
-
Dahsyat Banget! Bom Nuklir Tak Dapat Menghentikan Ancaman Asteroid
-
NASA Perpanjang Misi Helikopter Ingenuity di Mars
-
Hore! Helikopter Pertama NASA di Mars Sukses Lakukan Penerbangan Keempat
-
Alami Kendala, Helikopter NASA di Mars Gagal Lakukan Penerbangan Ke-4
-
NASA Sukses Lakukan Penerbangan Ketiga Helikopter di Mars
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
5 HP Vivo Lolos Sertifikasi di Indonesia: Ada iQOO 15R, V70, dan Z11x 5G
-
9 Rekomendasi TWS Sport untuk Lari Terbaik, Harga Murah Mulai Rp100 Ribuan
-
7 Tablet di Bawah Rp5 Juta Ini Bikin Kerja Makin Produktif, Rasa Laptop Canggih!
-
Cara Melacak HP yang Hilang Dalam Keadaan Mati, Manfaatkan Fitur Ini
-
5 HP POCO Harga di Bawah Rp2 Juta Selain POCO C85, Kamera 50 MP Baterai Super Jumbo
-
5 HP Murah POCO Dapat Diskon Besar Januari 2026: Mulai Sejutaan, Memori 256-512 GB
-
Xiaomi Siap Panaskan Persaingan! HP Flagship Baru Dikabarkan Pakai Kipas Pendingin Aktif
-
63 Kode Redeem FF Terbaru 10 Januari: Ada Skin Famas HRK, Bunny, dan Emote Gratis
-
Waspada! Serangan Phishing Lewat Kode QR Meledak hingga 5 Kali Lipat di Paruh Kedua 2025
-
7 Tablet Jagoan Multitasking Berat dengan Slot SIM Card, Harga Mulai Rp1 Jutaan