Suara.com - Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate mengatakan bahwa pihaknya berharap Tingkat Komponen Dalam Negeri untuk ponsel 5G di Indonesia setidaknya masih sama dengan ponsel 4G.
Harapan ini disampaikan Plate dalam jumpa pers pemberian izin layanan internet 5G komersial kepada Telkomsel pada Senin (24/5/2021) di Jakarta.
"Kita harapkan TKDN ponsel 5G masih mengacu pada TKDN ponsel 4G," kata Plate mengacu pada aturan kewajiban TKDN minimal 30 persen untuk ponsel 4G yang dijual di Indonesia.
Aturan TKDN ponsel 4G ini berlaku sejak awal 2017 lalu dan diatur antara lain di Permenkominfo Nomor 27 Tahun 2015 serta di Permenperin Nomor 65 tahun 2016 soal cara perhitungan nilai TKDN.
Secara garis besar, aturan itu mengatur bahwa hanya ponsel yang memiliki TKDN minimal 30 persen yang boleh dijual di Indonesia. Akibat aturan TKDN ini, banyak produsen ponsel dunia yang akhirnya membangun pabrik perakitannya di Indonesia.
Plate sendiri mengatakan bahwa terkait aturan TKDN ponsel 5G akan dibicarakan kembali soal teknis dan hal-hal yang lebih rinci dengan Kementerian Perindustrian, operator seluler, dan industri perangkat telekomunikasi di Tanah Air.
"Tetapi berdasarkan informasi yang saya peroleh, saat ini sudah ada merek yang memproduksi ponsel 5G di Indonesia dan bahkan sudah mengisi pasar ekspor," lanjut Plate tanpa merinci merek yang dimaksud.
Sementara dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR pada April lalu, Plate mengatakan bahwa aturan TKDN 5G tertuang dalam Peraturan Menteri Kemenkominfo No.2 Tahun 2021 tentang Rencana Strategis Kementerian Komunikasi dan Informatika Tahun 2020-2024.
Dalam permen itu disebutkan bahwa aturan TKDN 4G telah efektif menekan angka impor ponsel di Indonesia hingga 30 persen. Karenanya Plate berharap TKDN 5G akan mendorong Indonesia untuk tidak saja memproduksi ponsel 5G, tetapi juga hingga ke komponennya.
Baca Juga: Internet 5G Mulai Tersedia Pekan Ini, Perlu Ganti Kartu SIM?
Berita Terkait
-
Riset Ungkap Orang Indonesia Ogah Beli HP 5G di Tahun 2025
-
Diperiksa di Bui, Plate Lempar Tanggung Jawab Proyek PDNS ke Bawahan yang Jadi Tersangka
-
Tak Bisa Dikorting! Johnny G Plate Tetap Dihukum 15 Tahun Bui Terkait Skandal Proyek BTS Kominfo
-
PK Ditolak MA, Eks Menkominfo Johnny G Plate Tetap Dihukum 15 Tahun
-
Eks Menkominfo Johnny Plate Gigit Jari! MA Tolak PK Kasus Korupsi BTS 4G
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
5 HP Infinix dengan Kamera 0,5 Mirip iPhone, Harga Rp3 Jutaan
-
Turnamen Esports Berbasis Cyber Security Resmi Diumumkan
-
27 Kode Redeem FC Mobile 16 April 2026, Ambil Kompensasi Bug Sekarang
-
42 Kode Redeem FF Free Fire Spesial Diskon 16 April 2026, Cek Bocoran MP40 Cobra Rilis Lagi
-
5 Smartwatch dengan Desain Kekinian, Tak Jadul, dan Fitur Lengkap Buat Gen Z Aktif
-
Honor Uji HP Baru dengan Baterai 11.000 mAh, Terbesar di Kelasnya
-
Tak Semahal Anggaran Pemkab Blora, Segini Harga CapCut dan Canva Pro 2026
-
Gunakan Chipset Unisoc T8300, Berapa Skor AnTuTu Redmi R70 5G?
-
Indonesia Penghasil Gas, Kenapa Masih Butuh Impor LPG? Ternyata Begini Penjabarannya
-
Redmi R70 dan R70m Debut dengan Baterai Jumbo, Andalkan Chipset Unisoc