Suara.com - Sony resmi meluncurkan speaker wearable dengan desain ringan dan futuristik. Mengusung identitas komersial sebagai Sony SRS-NB10, perangkat ini ditargetkan untuk orang-orang yang sedang Work From Home (WFH).
Speaker neckband milik Sony mempunyai kapasitas baterai lumayan tangguh karena memiliki waktu pemutaran musik hingga 20 jam.
Sony SRS-NB1 mengusung desain ringan dan kontrol di kedua sisi yang memungkinkan pengguna dengan cepat mematikan suara, mengontrol volume, dan fitur perintah lainnya.
Perusahaan mengklaim bahwa speaker neckband menggunakan pemrosesan sinyal audio canggih untuk kualitas panggilan yang lebih baik.
Perangkat ini nampaknya cocok bagi orang yang tak terlalu suka memakai TWS langsung ke dalam telinga. Sony SRS-NB1 dibekali fitur pengisian daya cepat selama 10 menit yang dapat memberikan waktu putar satu jam.
"Dilengkapi dengan teknologi yang membantu sepanjang hari kerja, speaker neckband Sony SRS-NB10 menawarkan kepada Anda mengenai cara yang lebih baik untuk bekerja dari rumah. Dengan tombol khusus yang disederhanakan untuk mute, volume, dan power, pengoperasian menjadi lebih cepat dan intuitif, apa pun yang terjadi di sekitar Anda," tulis Sony dalam laman resminya.
Dikutip dari NDTV, perangkat menggunakan Bluetooth v5.1 untuk konektivitas dengan dukungan codec SBC dan AAC.
Speaker neckband ini memiliki jangkauan komunikasi maksimal 30 meter dan rentang respons frekuensi 20 Hz hingga 20.000 Hz.
Speaker neckband nirkabel Sony SRS-NB10 juga tahan percikan air berkat sertifikasi IPX4. Perangkat hanya memiliki bobot 113 gram sehingga cocok jika digunakan dalam waktu lama saat WFH. Pengguna dapat dengan mudah melepaskan perangkat mengingat Sony SRS-NB10 tidak menempel di telinga.
Baca Juga: Nokia Siapkan Dua TWS Baru, Ini Bocorannya
Sony SRS-NB10 mengusung speaker full-range yang mengarah ke telinga pengguna. Speaker neckband dilengkapi Precise Voice Pickup Technology dengan dukungan dua mikrofon yang diklaim memberikan kualitas suara jernih selama video call.
Harga Sony SRS-NB10 dibanderol sebesar 149,99 dolar AS atau Rp 2,2 juta. Perangkat masih dijual terbatas di Amerika Serikat dan belum diketahui terkait ketersediaan secara global.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
52 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 9 Mei 2026: Klaim Kartu 115-120 dan Tag Gratis
-
73 Kode Redeem FF Max Terbaru 9 Mei 2026: Raih Parasut, Skin Eclipse, dan MP40 Cobra
-
Penjualan PS5 Anjlok usai Harga Naik, Sony Pastikan PS6 Sudah Dalam Pengembangan
-
Bangkit Lagi? Cek Perkiraan Harga HP Midrange Vivo S2 yang Dirumorkan Comeback Tahun Ini
-
Mortal Kombat 2 Raup Puluhan Miliar Sebelum Tayang, Siap Ikuti Kesuksesan Super Mario?
-
Telkomsel Perkuat Layanan Digital Berbasis AI, Fokus Hadirkan Customer Experience Lebih Cepat
-
XLSMART Latih 25 Ribu Siswa Jadi Talenta Digital, Fokus pada Kreator Konten dan Skill Teknologi
-
3 Model Vivo X500 Series Terdaftar di IMEI, Usung Chipset Kencang Terbaru MediaTek
-
Qualcomm Rilis Snapdragon 6 Gen 5 dan Snapdragon 4 Gen 5, HP Mid-Range 2026 Bakal Makin Ngebut
-
Cloud Makin Rawan Diretas, ESET Hadirkan Proteksi AI untuk AWS, Azure, dan Google Cloud Gratis