Suara.com - Media sosial tengah diramaikan dengan fenomena langit unik, Bulan dan Matahari berwarna merah.
Yup! Kamu tidak salah lihat. Satu minggu belakangan, media sosial diramaikan dengan postingan penampakan Bulan dan Matahari yang berwarna merah.
Boleh disebut, baik pagi hingga malam hari langit berubah menjadi kemerahan.
Bukan tanpa alasan fenomena ini terjadi. Dilansir laman Space, Jumat (23/7/2021), fenomena kemerahan tesebut disebabkan kebakaran Bootleg yang sedang berlangsung di Oregon, Amerika Serikat.
Bahkan sejauh New York City, ribuan mil dari Oregon, asap tebal dari kebakaran hutan ekstrem masih terasa.
Kebakaran hutan itu dimulai pada 6 Juli lalu dan telah membakar 364.000 hektar, menurut BBC, hingga menutupi langit.
Nah, jelas sudah penyebab kemerahan pada Bulan dan Matahari yang terjadi. Bukan berarti keduanya benar-benar berubah warna.
Sebaliknya, partikel di atmosfer Bumi yang terletak di antara kita, Matahari, dan Bulan dapat memengaruhi penampilan mereka dengan memengaruhi foton cahaya.
Baca Juga: Pesawat Tempur F-16 Temukan Titik Api Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau
Berita Terkait
-
Musim Kemarau, Pemprov Riau Diminta Waspada Kebakaran Hutan
-
5 Fenomena Langit Juni 2021, Ada Hujan Meteor
-
Kebakaran Hutan di Bintan Kembali Terjadi, Penyebab Masih Misterius
-
5 Fakta Menarik Fenomena Langit Super Blood Moon yang Akan Terjadi Malam Ini
-
Supermoon Tercerah dan Terbesar di 2021 akan Muncul Malam Ini
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Teknologi Grab Indonesia 2026: Algoritma, Big Data, dan 3,7 Juta Mitra Penggerak Ekonomi Digital
-
Kolaborasi Jadi Strategi Besar Dorong Ekosistem Esports Indonesia Makin Kompetitif di 2026
-
21 Kode Redeem FC Mobile 27 Februari 2026, Banjir Gems dan Pemain OVR 117
-
29 Kode Redeem FF 27 Februari 2026, Klaim Gloo Wall Ramadan dan Bocoran Inkubator 3-in-1
-
Terpopuler: 5 Pilihan Merek HP Awet, Harga Samsung Galaxy S26 Series di Indonesia
-
Trending di Steam, Sea of Remnants Bakal Menjadi Game RPG Gratis Tahun Ini
-
67 Kode Redeem FF Terbaru Aktif 26 Februari: Sikat Skin Trogon dan Mythos Fist
-
350 Kg Sampah Elektronik Dikumpulkan, LG Gaungkan Gerakan Daur Ulang E-Waste di Indonesia
-
Menanti THR MLBB 2026: Ini Hadiah dan Potensi Skin Gratisnya
-
Samsung Galaxy Buds4 Pro Resmi, Ini Harga dan Spesifikasi Earbuds ANC 24-bit di Indonesia