Suara.com - Sebuah asteroid seukuran Piramida Agung Giza terbang melintas dekat dengan Bumi pada 25 Juli lalu.
Untungnya, batu luar angkasa tersebut tidak menimbulkan ancaman bagi Bumi.
Meski begitu, NASA memantau asteroid itu untuk mempelajari lebih lanjut tentang tata surya awal.
Jika orbitnya berubah, asteroid tersebut dapat menimbulkan risiko ancaman di masa depan bagi Bumi.
Pada pendekatan terdekatnya, asteroid yang disebut 2008 GO20 ini melintas dengan jarak 4,5 juta kilometer dari Bumi.
Itu terbang dengan kecepatan hampir 29.000 km per jam. Batu itu diperkirakan berukuran 97 hingga 220 meter.
Setiap batu luar angkasa dengan ukuran lebih besar dari sekitar 150 meter, diperkirakan akan melintasi Bumi dalam jarak 7,5 juta kilometer, dianggap sebagai asteroid yang berpotensi berbahaya (PHA).
Asteroid 2008 GO20 dikategorikan sebagai berpotensi berbahaya karena seiring waktu, tarikan gravitasi planet-planet dapat mengubah jalur orbit objek sehingga melintasi orbit Bumi.
Dilansir dari Space.com, Selasa (27/7/2021), jika hal itu terjadi, tabrakan di masa depan dengan Bumi kemungkinan besar tidak dapat dihindari.
Baca Juga: Meteorit Langka Berusia 4,6 Miliar Tahun Ditemukan di Jejak Tapal Kuda
Ini bukan pertama kalinya 2008 GO20 terbang melintasi Bumi. Batuan itu juga melakukan pendekatan terdekat pada 4 Agustus 1901 dengan jarak 1,3 juta kilometer dari Bumi.
Pendekatan terdekat selanjutnya terjadi pada 31 Juli 1935 dengan jarak 1,85 juta kilometer.
NASA memperkirakan asteroid ini akan kembali melintasi Bumi pada 24 Juli 2034 dengan jarak sekitar 5 juta kilometer.
Tag
Berita Terkait
-
Bolehkan Menyimpan Meteorit Jatuh ke Bumi untuk Koleksi Pribadi?
-
Terungkap! Penyebab Manusia Berhenti Hidup Nomaden
-
NASA Akan Luncurkan Teleskop Pengintai Asteroid, Hindari Potensi Tabrakan
-
Tidak Bisa Instan, Deteksi Asteroid Berbahaya Harus Dilakukan 5 Tahun
-
Dahsyat Banget! Bom Nuklir Tak Dapat Menghentikan Ancaman Asteroid
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Huawei Mate X7 Resmi di Indonesia, HP Lipat Flagship Cocok Buat Upgrade THR Lebaran
-
Xiaomi Watch S5 Siap Meluncur, Smartwatch Mewah dengan eSIM dan Baterai Awet
-
6 HP RAM 8 GB di Bawah Rp2 Juta, Lancar untuk Game dan Multitasking
-
Spesifikasi Xiaomi Pad 8 di Indonesia: Tablet Rp7 Jutaan dengan Snapdragon 8s Gen 4 dan AI
-
Oppo Watch X3 Segera Debut, Usung Bodi Titanium Premium
-
vivo V70 Series Resmi di Indonesia: Kamera ZEISS 10x Zoom atau 200MP, Pilih Festival atau Travel?
-
Meta Hapus 159 Juta Iklan Penipuan dan 150 Ribu Akun Scam, Kolaborasi dengan Polri
-
5 HP Murah dengan Memori UFS, Anti Lemot saat Buka Banyak Aplikasi
-
Poco F8 Pro Buktikan Gaming Rata Kanan: Snapdragon 8 Elite, Baterai 6210mAh, Siap Libas Game Berat
-
Babak Terakhir di Night City, CDPR Umumkan Tak Ada Lagi DLC untuk Cyberpunk 2077