Suara.com - Dua macan tutul salju terancam punah, terinfeksi Covid-19 di Kebun Binatang San Diego setengah minggu lalu, kini mulai pulih.
Menurut juru bicara Kebun Binatang San Diego, macan tutul salju jantan dan betina bernama Ramil dan Naphisa yang tertular virus, tidak menunjukkan tanda-tanda penyakit apa pun selain gejala batuk yang semakin berkurang.
Hewan tersebut pun dilaporkan masih memiliki nafsu makan dan bergerak dengan normal.
Naphisa yang berusia tiga tahun dan Ramil sembilan tahun, dinyatakan positif pada akhir Juli, setelah para ahli di kebun binatang menguji sampel tinja milik kedua mamalia itu.
Naphisa pertama kali menunjukkan gejala pada 23 Juli dan beberapa hari kemudian, Ramil juga mulai menunjukkan gejala.
Sementara itu, dua macan tutul Amur yang berbagi kandang dengan macan tutul salju belum menunjukkan gejala apa pun.
"Tim spesialis kami akan terus memberikan perawatan terbaik kepada keempat macan tutul, memantau mereka dengan cermat, dan mengobati gejala yang mungkin timbul," kata juru bicara kebun binatang, dikutip dari Daily Mail, Selasa (3/8/2021).
Saat ini, masih tidak diketahui bagaimana kedua kucing besar itu tertular virus, tapi kebun binatang mencatat bahwa hewan lain juga telah terinfeksi.
Pada Januari, kelompok gorila terinfeksi setelah terpapar dengan penjaga yang juga positif Covid-19. Namun, gorila-gorila tersebut telah pulih.
Baca Juga: Berkat Kue Tar, Pria Ini Selamat dari Terkaman Macan Tutul
Spesies macan tutul salju tersebut adalah satu-satunya di kebun binatang.
Macan tutul salju terdaftar sebagai spesies yang rentan punah oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN) karena pemburu menargetkan hewan itu untuk diambil bulunya.
Berita Terkait
-
Tiga Macan Tutul Salju Positif Virus Corona, Begini Gejalanya!
-
Sempat Geger Muncul Diduga Jejak Macan Tutul di Lereng Merapi, Ternyata....
-
Ada Jejak Satwa Diduga Macan di Jalur Evakuasi Merapi, Ini Kata BTNGM
-
Diserang Macan Milik Tetangga, Kulit dan Kuping Pria Ini Hampir Copot
-
Raja Hutan Jawa Ditemukan Terluka Di Kawah Putih Ciwidey
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Desil Tak Sesuai? Warga Bisa Sanggah Lewat Aplikasi Cek Bansos
-
Bendera Bulan Bintang Berkibar di Aceh, Akademisi Soroti Rekonsiliasi yang Belum Tuntas
-
Serangan Balik Febrie Adriansyah, Minta 74 Kg Emas dan Uang Tunai Dikembalikan
-
Pemain Keturunan Indonesia Laurin Ulrich Resmi Gabung Klub Bundesliga, Bakal Main di FIFA ASEAN Cup?
-
Tak Tembus Bundaran HI, Mahasiswa UI Bubar Sambil Ancam Bakal Demo Lagi Akhir Agustus
-
Subsidi Motor Listrik Berlaku September 2026
-
Karhutla di Indragiri Hulu Capai 434 Hektare, Didominasi Gambut Ditanami Sawit
-
Pendakian Gunung Gede Ditutup hingga 31 Agustus, TNGGP Pastikan Kondisi Pascakebakaran
-
Mensesneg Ungkap Status Guru PPPK Akan Dipindah Jadi Pegawai Pusat
-
Ulasan Drama Key To The Phoenix Heart: Penuh Intrik dan Konflik Kekuasaan