Suara.com - NASA membagikan penampakan 3D dari Raised Ridges yang berada di Kawah Jezero, Mars. Gambar ini ditangkap oleh helikopter Ingenuity yang mendarat bersama penjelajah Perseverance di Kawah Jezero pada Februari lalu.
Helikopter tersebut melakukan penerbangan ke-10 pada 24 Juli dengan melayang setinggi 12 meter. Dari sudut pandang ini, Ingenuity mampu memotret permukaan dataran rendah atau Raised Ridges di permukaan kawah.
Para ahli percaya bahwa lokasi tersebut dapat mengungkapkan petunjuk baru tentang masa lalu Mars.
"Ingenuity memungkinkan tim sains Perseverance berada di dua tempat sekaligus," kata Kevin Hand, ilmuwan di Jet Propulsion Laboratory (JPL) NASA, seperti dikutip dari Space.com pada Sabtu (7/8/2021).
Saat ini, tim misi Perseverance berada di Crater Floor Fractured Rough, di mana penjelajah sedang mempersiapkan akuisisi sampel pertama misi di Mars. Namun pada saat yang sama, Ingenuity memberikan pratinjau terperinci dari fitur geologis menarik berjarak ratusan meter.
Dalam penerbangan ke-10, helikopter mengambil 10 foto menggunakan kamera berwarna.
Dengan data tersebut yang dikirim kembali ke Bumi, tim membuat tampilan 3D dari area Raised Ridges menggunakan dua gambar yang diambil Ingenuity selama penerbangan.
Area ini menarik minat tim Perseverance karena terdiri dari tiga retakan permukaan berbeda yang bertemu di satu titik pusat, mirip dengan retakan yang terlihat di lingkungan gurun di Bumi.
Fitur pada permukaan area tersebut menawarkan kemungkinan petunjuk tentang keberadaan air purba di daerah itu.
Baca Juga: NASA Curiga Ada Air Tersembunyi di Bayangan Bulan
"Gambar tersebut memberikan detail yang sangat bagus. Jika kita melihat lebih dekat, ditemukan garis aneh di permukaan beberapa batu. Apakah ini dibuat oleh angin ribuan tahun dan debu yang bertiup di atas batu, atau mungkin itu fitur mengungkapkan tentang keberadaan air? Kami belum tahu," tambah Hand.
Salah satu tujuan misi utama Perseverance adalah mencari tanda-tanda kehidupan mikroba purba di Mars. Dengan menggunakan gambar baru Ingenuity, tim ilmuwan dapat menilai dengan lebih baik apakah Perseverance akan dikirim ke area tersebut untuk mengumpulkan sedimen dari Raised Ridges.
Wilayah Mars sangat luas dan tim ilmuwan tidak bisa mengirim Perseverance ke seluruh area, mengingat ukuran penjelajah yang cukup besar dan tidak gesit.
Namun, dengan bantuan pengintaian helikopter, para ahli dapat menyeleksi area mana yang memiliki potensi untuk misi tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Murka ke Wasit Majed Al-Shamrani, Bojan Hodak: Kita Akan Lihat!
-
Warga Boyolali Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, Gara-gara Ganti Rugi Waduk Kedungombo Belum Dibayar
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
7 Fakta Viral Warga Sumsel di Kamboja, Mengaku Dijual dan Minta Pulang ke Palembang
Terkini
-
Harga Nintendo Switch 2 Bakal Lebih Mahal? Begini Jawaban Presiden Nintendo
-
34 Kode Redeem FC Mobile 19 Februari 2026, Klaim Pemain OVR 115-117 Spesial Ramadan!
-
Komdigi Ungkap Alasan Kuota Internet Hangus Tak Bisa Rollover, Beberkan Dampaknya ke Pelanggan
-
Spesifikasi Infinix Note 60: HP 4 Jutaan dengan Dimensity 7400 dan Baterai 6.500 mAh
-
Terpopuler: Pilihan HP Layar Besar untuk Orang Tua, HP Alternatif iPhone Mulai Rp2 Jutaan
-
4 Update dan 50 Kode Redeem Free Fire 18 Februari 2026: Ada Joker dan Bundle Ramadan Gratis!
-
7 HP Murah Kamera 50 MP Mulai Rp1 Jutaan, Kualitas Foto Tidak Pecah
-
31 Kode Redeem FC Mobile 18 Februari 2026, Andriy Shevchenko Siap Hadir
-
7 Rekomendasi Wireless Charger Murah Mulai Rp100 Ribuan, Ada Fitur Fast Charging
-
Indonesia Jadi Sumber Serangan Spam dan Malware Terbesar 2025, 15 Serangan Siber Terjadi Tiap Detik