Suara.com - Data European Copernicus Atmosphere Monitoring Service (CAMS) melaporkan, kebakaran hutan di Siberia menyumbang 800 megaton karbon dioksida sejak awal Juni, hampir dua kali lipat rekor tahun lalu.
Menurut Climate Trade, hanya dalam dua setengah bulan, kebakaran melebihi emisi karbon dioksida tahunan Jerman, negara Eropa yang paling berpolusi.
Saat kebakaran terjadi, satelit antariksa mengawasi bagaimana api melahap hutan subkutub di timur laut Rusia.
Pekan lalu, satelit menangkap citra bagaimana gumpalan besar asap dari kebakaran menyebar sampai ke Kutub Utara dan mencapai pantai Alaska.
CAMS memperkirakan bahwa sebagian jelaga dari gumpalan asap akan mengendap di dalam Lingkaran Arktik, yang dapat memperburuk pencairan lapisan es.
Para ilmuwan mengatakan, tidak mudah untuk mendeteksi jelaga dalam citra satelit, tetapi model komputer CAMS menunjukkan bahwa beberapa partikel jelaga memang jatuh ke es laut.
"Jatuhnya partikel aerosol gelap ke es laut akan mengurangi kemampuan es untuk memantulkan radiasi Matahari dan justru menyerapnya, mempercepat pencairan es," kata Mark Parrington, ilmuwan senior di CAMS, dikutip dari Space.com, Kamis (19/8/2021).
Data CAMS juga mengungkapkan bahwa Siberia mengalami musim kebakaran yang memecahkan rekor pada 2020, ketika banyak kebakaran terjadi di dalam Lingkaran Arktik.
Kebakaran hutan yang terjadi di Amerika Utara juga menyebabkan masalah serupa.
Baca Juga: Dikirim ke Indonesia Atasi Kebakaran, Tom Kini Tak Bisa Pulang ke Australia
Model CAMS memperkirakan bahwa partikel dari kebakaran hutan di Amerika Serikat bagian barat dan Kanada akan mengendap di Greenland.
Menurut Parrington, kebakaran tidak hanya menghancurkan hutan tetapi juga lahan gambut, penyerap karbon alami yang penting dan sulit untuk dipulihkan setelah api reda.
Meskipun perkiraan ukuran area yang terkena dampak kebakaran hutan di Siberia bervariasi, Greenpeace Siberia melaporkan bahwa kebakaran tahun ini mungkin menjadi kebakaran terbesar dalam sejarah.
NASA mencatat setidaknya 178 kebakaran hutan aktif dilaporkan di Republik Sakha, wilayah yang paling terkena dampak di timur laut Rusia, pada minggu pertama Agustus.
Meski begitu, citra satelit yang diambil dari Sentinel Eropa menunjukkan bahwa setidaknya beberapa kebakaran mungkin mereda.
Berita Terkait
-
Bantu Yunani Padamkan Si Jago Merah, Inggris Kirim Tim Pemadam Kebakaran
-
Warga Berjibaku Memadamkan Kebakaran Hutan Paling Mematikan di Turki
-
Pelaku Pembakaran Hutan di Sekitar Danau Toba Ditangkap
-
Pemerintah Turki Sebut Kebakaran Hutan Tidak Ancam Pembangkit Listrik
-
320 Titik Panas Terdeteksi di Kalbar, Terbanyak di Sanggau
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
-
Xiaomi Siap Rilis Smart Band Anyar Bulan Ini: Layar Lebih Besar, Bodi Premium
-
Daftar HP Android yang Tidak Bisa Pakai WhatsApp Per September 2026, Cek Ponselmu Sekarang
-
65 Kode Redeem FF Max Terbaru 1 Mei 2026: Klaim Motor Gintama dan Katana Gelombang Laut
-
Fitur Baru Google Gemini Bisa Bikin File Otomatis, dari Word, PDF hingga Excel Tanpa Ribet
-
Moto G47 Debut dengan Kamera 108 MP, Apa Bedanya dengan HP Murah Moto G45?
-
Pasar Smartphone Global Q1 2026 Tumbuh 1 Persen, Samsung Kembali Jadi Raja, iPhone 17 Ikut Melejit
-
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Kamera 3x Hilang, Diganti Sensor 200MP dan Teknologi AI?
-
Mortal Kombat 2 Tayang 8 Mei 2026, Trailer Anyar Tuai Pujian dan Kritik
-
Kumpulan Link Twibbon Hari Buruh 2026 Paling Keren, Cocok Buat Profil Media Sosial