Suara.com - Paten Oppo yang membawa fitur inovatif diketahui telah mendapatkan persetujuan dari otoritas resmi China. Fitur yang menonjolkan kapasitas "Screen Sound" ini diharapkan dapat menjadi alternatif speaker mobile konvensional.
Secara rinci, paten yang diajukan oleh Oppo Guangdong Mobile Communications bernama "Screen Sounding Method, Device, Electronic Device, and Storage Medium".
Pengajuan paten tersebut memiliki nomor CN109062536B. Dokumen sebenarnya diajukan pada 27 Juli 2018, namun baru mendapatkan persetujuan dari Kantor Paten China pada 17 Agustus 2021.
Halaman paten menggambarkannya sebagai metode, perangkat, perangkat elektronik, dan media penyimpanan untuk screen sounding. Itu berkaitan dengan bidang teknis perangkat elektronik.
Dilansir dari Gizmochina, perangkat elektronik ini meliputi sebuah layar yang mampu bergetar dan berbunyi serta sebuah exciter untuk menggerakkan layar. Getaran untuk menggerakkan layar tersebut dapat menghasilkan suara.
Layar menampilkan beberapa area penghasil suara yang masing-masing digerakkan oleh exciter berbeda. Pada dasarnya, ini adalah metode produksi suara menggunakan layar dan tanpa mengandalkan perangkat penghasil suara seperti speaker.
Paten kemungkinan merupakan bagian dari langkah perusahaan agar mereka dapat membuat smartphone dalam bentuk tertipisnya.
Mengingat hal tersebut masih sebatas paten, teknologi bisa berakhir dalam bentuk prototipe atau mungkin bernasib baik sehingga meluncur secara komersial di masa depan.
Ini bukan pertama kalinya Oppo mengajukan paten dengan inovasi unik. Perusahaan beberapa waktu lalu telah mendaftarkan nomor paten CN110298944B di situs resmi China National Intellectual Property Administration (CNIPA).
Baca Juga: 5 Tips Memilih Smartphone Nyaman Main Game
Daftar di CNIPA menjelaskan terkait "Venous Unlocking Method and Vein Unlocking Device". Sesuai deskripsi, paten tersebut menawarkan teknologi "pembuka kunci vena".
Dengan kata lain, sistem biometrik ini mirip pengenalan wajah atau pemindaian sidik jari namun ia akan memetakan pembuluh darah di tangan pengguna.
Teknologi tersebut sangat mirip dengan sistem Hand ID yang dimiliki LG. Itu memungkinkan sensor dapat memetakan ketebalan dan karakteristik pembuluh darah pengguna untuk membuka kunci perangkat. Paten Screen Sound dan Venous Unlocking Method menjadi bukti bahwa Oppo cukup berambisi dalam menghadirkan fitur unik smartphone di masa depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
GrabUnlimited Gandeng NPD, Member Kini Bisa Nikmati Pengalaman Eksklusif di Luar Diskon
-
ITSEC Asia Investasi AI Rp11 Miliar, Bidik Pertumbuhan Bisnis Software hingga 2031
-
Vivo X500 Pro Max Bocor! Kamera Sony LOFIC 50MP, Periskop 200MP Siap Gebrak Pasar
-
Samsung Beri Sinyal Galaxy Z Fold8 dan Z Flip8 Meluncur 22 Juli, Fold8 Ultra Ikut Debut?
-
Teknologi dan AI Dongkrak UMKM, DANA Beri Penghargaan 35 Pemenang SisBerdaya 2026
-
3 HP Midrange Vivo Terbaik 2026 Pilihan Reviewer: Layar AMOLED, 5G, hingga Kamera Rasa Flagship
-
Suara AI Bisa Meniru Pejabat, Komdigi Peringatkan Modus Scam Baru Rugikan Masyarakat Rp7,5 Triliun
-
5 HP Gaming Rp3 Jutaan Terbaik yang Cocok untuk Multitasking
-
7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
-
Bidik Tren Smart Home Indonesia, Buka Pintu Pakai Sidik Jari hingga Face Recognition