Suara.com - Para ilmuwan Australia menemukan salah satu koloni karang terbesar dan tertua di Great Barrier Reef, yang merupakan sistem terumbu Karang terbesar di Bumi.
Karang masif milik genus Porites itu berukuran lebar 10,4 m dan tinggi 5,3 m, menjadikannya karang terbesar dan tertinggi keenam di Great Barrier Reef.
Para ahli yang menyelam menemukan karang tersebut di lepas pantai Goolboodi, bagian dari Kepulauan Palm di Queensland, Australia, dan menamainya "Muga dhambi", yang berarti karang besar dalam bahasa suku Manbarra, penduduk asli Kepulauan Palm.
Tim ilmuwan menemukan bahwa karang besar tersebut telah ada selama antara 421 dan 438 tahun. Dengan kata lain, karang itu sudah ada sebelum kolonisasi Australia.
"Koloni itu telah bertahan selama berabad-abad dari paparan spesies invasif, peristiwa pemutihan karang, dan sekitar 80 topan besar. Strukturnya mungkin salah satu yang tertua di Great Barrier Reef," kata Nathan Cook, ilmuwan kelautan di Reef Ecologic.
Menurut Cook, karang merupakan hewan kolonial yang mendapatkan sebagian besar energinya dari hubungan simbiosis dengan alga yang disebut Zooxanthellae.
Para ahli menemukan bahwa Muga dhambi dihubungkan oleh kerangka yang terbuat dari kalsium karbonat, membuatnya perlahan tumbuh seiring waktu.
"Koloni besar ini tumbuh dalam bentuk setengah bola, kemungkinan memprioritaskan untuk membesar daripada meninggi agar tercapai stabilitas. Sulit bagi spesies karang keras mana pun untuk tumbuh sangat tinggi tanpa patah," tambah Cook, seperti dikutip dari Live Science pada Jumat (20/8/2021).
Cook menambahkan bahwa masih banyak sudut Great Barrier Reef yang belum dijelajahi dan tidak menutup kemungkinan jika ada koloni karang yang lebih besar dari Muga dhambi.
Baca Juga: Call of Duty: Vanguard Akan Usung Tema Baru Perang Dunia II
Koloni kuno seperti Muga dhambi memberi para ilmuwan kesempatan langka untuk mempelajari lebih lanjut tentang kondisi terumbu saat karang tumbuh.
Sayangnya, karang sangat sensitif dengan perubahan lingkungan, terutama kenaikan suhu laut. Telah terjadi penurunan 50 persen tutupan karang di Great Barrier Reef selama 30 tahun terakhir.
Tim ahli berharap meskipun sebagian besar tutupan karang hilang, koloni tangguh seperti Muga dhambi dapat terus bertahan di masa depan.
Tag
Berita Terkait
-
Desa Les Buleleng Bali Menanam Masa Depan Lewat Konservasi Terumbu Karang
-
Menumbuhkan Rimba Bawah Laut: Perjuangan Sunyi Nyoman Nadiana dari Desa Les
-
Detik-Detik Mencekam di Sydney! Airbus A320 Nyaris Tabrakan dengan Boeing 777
-
7 Destinasi Cantik di Australia Barat untuk Liburan Keluarga, dari Danau Pink hingga Pantai Kanguru
-
Pertama di Dunia, Remaja Australia Ini Meninggal karena Gigitan Kutu
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Mengenal Karakter Zodiak Bulan September, Si Detail Virgo dan Si Harmonis Libra
-
Keluarga Ungkap Fakta di Balik Tewasnya Kakek 80 Tahun Terserempet KRL di Cawang-Tebet
-
Banggar Tagih Profil Utang Pemerintah, Purbaya Janji Serahkan Dalam 10 Hari
-
Timeless Project Live Ajak Generasi 2000-an Bernostalgia Lewat Lima Warna Musik
-
Pemotong Rumput asal Perawang Siak Bobol Sistem Keamanan NASA
-
Golkar Rombak Susunan AKD DPR, Bamsoet Kini Jadi Anggota Biasa Komisi II
-
Indonesia Nonton Final Piala AFF 2026: Vietnam Punya Kartu AS Kalahkan Thailand
-
Samsung Siapkan Galaxy Event 27 Agustus, Siap-siap Ada Anggota Baru Galaxy S26 Series!
-
Dari Rak Buku ke Ruang Lifestyle, Wajah Baru Toko Buku di Tengah Era Digital
-
Fathimah Azzahra BEM UI Dapat Serangan Brutal di Sosmed, Dituding Penganut Agama Ini