Suara.com - Spotify resmi membuka akses untuk layanan podcast berbayar untuk kreator podcast di Amerika Serikat.
Sebelumnya, aplikasi telah menguji coba layanan ini ke beberapa kreator sejak April kemarin.
Melalui platform bernama Anchor, para kreator podcast dapat memilih konten mana yang mau dijadikan sebagai episode eksklusif.
Setelahnya, mereka bisa mengunggah ke Spotify dan platform lainnya.
"Sejak diluncurkan, lebih dari 100 kreator podcast telah mengadopsi langganan ini," klaim Spotify, dikutip dari Techcrunch, Rabu (25/8/2021).
Awalnya, Spotify menyediakan opsi berlangganan ke para kreator dengan harga 2,99, 4,99, atau 7,99 dolar AS atau sekitar Rp 43.000-115.000 per bulan. Kreator bisa memilih salah satu dari tiga opsi tersebut.
Namun setelah mendapat masukan dari kreator, Spotify bakal menambah opsi lebih banyak terkait harga.
Kini, biaya berlangganan podcast Spotify bervariasi hingga 20 pilihan, mulai dari 0,49 hingga 150 dolar AS atau sekitar Rp 7.000 hingga Rp 2 juta per bulan.
Selain itu, perusahaan juga memberikan akses ke kreator podcast apabila para pendengar kontennya menggunakan aplikasi podcast selain Spotify.
Baca Juga: Raditya Dika Heran Podcast-nya Maskuk 10 Besar di Chart Spotify
Perusahaan memberikan sebuah opsi ke kreator siniar untuk mengunduh alamat kontak untuk pelanggan mereka.
Diharapkan para kreator bisa lebih dekat dengan para penikmat kontennya.
Terkait pembagian hasil, Spotify tidak akan memotong biaya langganan untuk para kreator hingga dua tahun ke depan. Artinya, mereka bisa mendapatkan kompensasi penuh dari biaya langganan tersebut hingga 2023.
Setelahnya, Spotify akan mengambil biaya potongan 5 persen dari pendapatan yang diraup kreator.
Lebih lanjut, perusahaan juga akan segera memperluas akses podcast berlangganan ini ke pengguna internasional atau di luar AS mulai 15 September.
Berita Terkait
-
New Virmen: Nigeria Tarik Dubes dari Indonesia hingga Deddy Corbuzier Berhenti Podcast
-
Cara Menghapus Akun Facebook Selamanya Hingga Tak Bisa Terlacak Kembali
-
Tekan Misinformasi Covid-19, Facebook Bikin Podcast Seru
-
Ustadz Yusuf Mansur Cengar Cengir Deddy Corbuzier Stop Podcast: Tar Juga Balik Lagi
-
Mau Bahas Prank Donasi Rp 2 Triliun, Deddy Corbuzier Stop Podcast
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kisah Masa Lalu Bahlil Lahir dari Anak ART: Ibu Saya Tukang Cuci, Ayah Buruh
-
4 HP Spek Premium untuk Gaming Berat hingga Fotografi Kualitas Tinggi
-
Studio Passione Garap Anime Gourmet Berjudul I Love Dokagui! Mochizuki-san
-
Diserang dari Seluruh Penjuru, Infantino Mohon Maaf Batal Jual Saham Piala Dunia
-
BRI Consumer Expo 2026 Hadir di PIK2, Saat Tepat Wujudkan Rumah dan Kendaraan Impian
-
BRI Consumer Expo 2026 Goes to PIK2: Banyak Promo Menarik untuk Pembelian Rumah dan Mobil Baru
-
Suspensi Berlanjut, Saham WIKA Masih Belum Bisa Dibeli
-
Investor China Ancam Seret Proyek PSEL Makassar ke Arbitrase Internasional, Klaim Rugi Rp2,4 T
-
Peringatan 81 Tahun Bom Hiroshima Menuntut Penghapusan Senjata Nuklir Dunia Sekarang
-
Prabowo Undang Peneliti BRIN ke Istana, Bahas Solusi Pangan hingga Teknologi Perahu Surya