Suara.com - Para ilmuwan saat ini masih terus berusaha mencari kehidupan alien di alam semesta.
Namun, alam semesta penuh dengan keragaman besar planet, beberapa di antaranya mungkin layak huni meskipun tidak mirip Bumi.
Penelitian terbaru diterbitkan di The Astrophysical Journal, para ahli mengidentifikasi jenis planet asing yang disebut Hycean.
Planet-planet dalam jenis kelompok ini umumnya 2,5 kali lebih besar dari Bumi dan memiliki lautan air cair yang sangat besar di bawah atmosfernya yang kaya hidrogen.
Tampaknya, Planet Hycean sangat berlimpah di seluruh Bimasakti dan dapat menampung kehidupan mikroba yang mirip dengan ekstremofil di Bumi.
"Planet Hycean membuka jalan baru dalam pencarian kehidupan di tempat lain," kata Nikku Madhusudhan dari University of Cambridge, dikutip dari Space.com, Kamis (26/8/2021).
Planet Hycean mencakup planet ekstrasurya yang mirip dengan "Bumi-super" berbatu dan "mini-Neptunus" yang mengandung gas.
Namun, planet Hycean juga dapat memiliki kondisi yang berbeda-beda.
Beberapa dunia Hycean mengorbit begitu dekat dengan bintang induk sehingga terkunci secara pasang surut, dengan satu sisi siang hari yang terik dan sisi lainnya malam hari selamanya.
Baca Juga: Terungkap! Ini Penyebab Mars Jadi Kering Kerontang
Dunia Hycean juga terkadang dapat mengorbit angat jauh sehingga menerima radiasi bintang yang sangat sedikit.
Namun, para ahli percaya kehidupan dapat bertahan di kondisi Hycean yang ekstrem seperti itu.
Selain itu, Hyceans tampaknya menjadi tempat yang baik untuk mencari gas biosignature potensial seperti oksigen dan metana.
Perburuan planet Hycean bisa segera dimulai karena para astronom telah mengidentifikasi sejumlah planet Hycean yang atmosfernya dapat diteliti oleh James Webb Space Telescope (JWST), yang dijadwalkan akan diluncurkan akhir tahun ini.
Berita Terkait
-
Bersihkan Virus, Ilmuwan Temukan Metode Sempurna Cuci Tangan
-
5 Tanda di Kuku Ini Mampu Ungkap Seseorang Pernah Terinfeksi Covid-19
-
Hii... Ilmuwan Temukan Mumi Bekas Budak di Pompeii
-
Pecahkan Rekor, Ilmuwan Hitung Ulang Nilai Pi 3,14 Gunakan Superkomputer
-
Cincin Saturnus Beriak, Ungkap Inti Dalam Planet
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan