Suara.com - Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengakui pihaknya telah menerima laporan soal tercecernya jutaan data milik pengguna aplikasi eHAC dari vpnMentor pada pekan lalu.
Dalam keterangan pers yang diterima Suara.com di Bogor, Jawa Barat, Selasa (31/8/2021), BSSN mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan soal aplikasi eHAC pada 23 Agustus 2021, sekitar pukul 6.00 WIB pagi.
"Direspon oleh rekan-rekan Tim Tanggap Insiden BSSN pada tanggal 23 Agustus 2021 pukul 08.39 WIB setelah memverifikasi informasi tersebut," terang BSSN lebih lanjut.
Di hari yang sama BSSN menghubungi Kementerian Kesehatan terkait masalah eHAC. Tidak dijelaskan respons dari Kemenkes menanggapi informasi dari BSSN.
Pada 24 Agustus BSSN kembali menghubungi Kemenkes, melalui notifikasi laporan Nomor 021/TI/SDE.824.1/N/2021.
"Tim Kementerian Kesehatan menindak lanjuti dengan menutup kerentanan tersebut pada tanggal 25 Agustus 2021, Tim BSSN mengkonfirmasi hal ini kepada pihak Kementerian Kesehatan pada pukul 15.31 WIB," jelas BSSN.
BSSN juga mengonfirmasi laporan vpnMentor sebelumnya yang mengatakan Kemenkes sebenarnya sudah dilapori masalah data eHAC sejak 22 Juli. Tetapi tidak ada respons dari kementerian.
Dalam blog resminya yang terbit 30 Agustus, vpnMentor mengungkapkan telah melaporkan temuan soal data-data yang terekspose ke Kemenkes pada 21 Juli atau sekitar 22 Juli waktu Indonesia. Tercecernya data-data tersebut diketahui pada sekitar sepekan sebelumnya, pada 15 Juli 2021.
Karena tak ada respons dari Kemenkes, vpnMentor mengirimkan pemberitahuan ke kementerian yang dipimpin oleh Budi Gunadi Sadikin tersebut pada 26 Juli 2021. Tetapi sekali lagi, hasilnya nihil.
Baca Juga: Rawan Kebocoran Data, Pemerintah Disarankan Buat Sayembara yang Libatkan Hacker
CERT Indonesia pada 22 Juli, 16 Agustus, dan 22 Agustus. Pemberitahuan juga disampaikan ke Google sebagai penyedia layanan hosting pada 25 Juli 2021. Tetapi tidak ada respons sama sekali.
Titik terang baru muncul setelah vpnMentor melayangkan laporan ke Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) pada 22 Agustus 2022. Berselang dua jam setelah email laporan dikirim, BSSN langsung merespons.
Berita Terkait
-
Kemasan Rokok Polos: Siapa Sebenarnya yang Menanggung Biaya Regulasi?
-
Keamanan Siber Jadi Prioritas Bisnis, ITSEC Asia dan BSSN Perkuat Kesiapan Organisasi
-
Warga Uganda Dilarang Saling Jabat Tangan, Alasannya Bikin Ngeri
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Pemerintah Pastikan Tak Ada Penolakan Industri Terkait Kebijakan Label Nutri Level AD
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Wajah Resmi Berlaku, Wamen Komdigi Apresiasi Kesiapan Indosat
-
Rekomendasi HP Snapdragon 8s Gen 4 Terbaik, Performa Flagship Harga Terjangkau
-
Rincian Update Game Ragnarok Origin Classic, Ada Job hingga Server Baru
-
Jelang Galaxy Unpacked, Samsung Beberkan Masa Depan AI yang Lebih Personal dan Aman
-
Indonesia Siapkan Strategi Geopolitik Digital, Chip dan Mineral Kritis Jadi Andalan
-
Shopee - Meta, Kreator Instagram Kini Bisa Dapat Komisi dari Reels dan Feed Lewat Program Afiliasi
-
Dulunya Hutan Tropis Kini Benua Es, Bagaimana Antartika Terbentuk?
-
6 Fitur Wajib HP Kelas Menengah untuk Gaming, Lancar Tanpa Lag
-
Quantum Accelerator Pertama di Singapura Resmi Diluncurkan, Startup Indonesia Masuk Daftar
-
8 HP Murah dengan Kamera Terbaik untuk Fotografi Ringan 2026, Hasil Jernih