Suara.com - Para astronom menemukan bukti kuat bahwa hingga seperempat bintang mirip Matahari, memiliki kebiasaan buruk dengan memakan planet yang berada di sistemnya sendiri.
Meski begitu, ini merupakan kabar baik bagi para ahli karena bisa membantu mencari planet mirip Bumi lainnya.
Dalam studi ini, tim astronom internasional mempelajari sampel 107 pasangan biner bintang (sistem bintang yang terdiri dari dua komponen bintang yang mengorbit disekitar pusat massa) mirip Matahari.
Para ilmuwan menemukan bahwa 33 bintang memiliki tingkat zat besi terlalu tinggi yang tidak sesuai dengan pemahaman saat ini mengenai evolusi bintang.
Para ahli memiliki dua penjelasan untuk keanehan tersebut.
Pertama, pasangan bintang biner terdiri dari hal-hal yang berbeda sejak diciptakan dan kedua, salah satu bintang memakan satu atau tiga planet.
Namun, analisis lebih menunjuk ke opsi terakhir.
"Pengamatan menunjukkan skenario di mana bintang-bintang tercemar oleh materi mirip Bumi yang berasal dari sistem planet mereka," kata Lorenzo Spina, pemimpin penelitian dari Observatorium Nasional Italia.
Spina menambahkan bahwa ada kemungkinan bahwa Matahari juga akan melakukan hal yang sama, memakan planet dalam sistemnya sendiri, termasuk Bumi.
Baca Juga: 5 Momen Joe Taslim Jadi Bintang Iklan, Aktingnya Bikin Penonton Susah Lupa
Matahari menunjukkan sedikit tanda akan menelan Merkurius, setidaknya sebelum bintang itu menjadi super raksasa merah dan mengembang untuk menelan sebagian besar tata surya bagian dalam.
Namun, para ahli memprediksi peristiwa di mana Matahari akan menelan planet setidaknya baru terjadi sekitar satu miliar tahun lagi.
Dilansir dari CNET, Selasa (31/8/2021), penelitian terbaru ini dapat membantu dalam pencarian planet mirip Bumi, yang mungkin menampung kehidupan di sekitar bintang lain.
Para ilmuwan percaya bahwa mencari tanda-tanda di mana bintang menelan planet mungkin merupakan cara potensial untuk menemukan planet yang layak huni.
Berita Terkait
-
Akhirnya! Mia Khalifa Menyesal Jadi Bintang Porno: Sangat Hina, Sangat Menyakitkan
-
Pernah Bintangi Film Biru Dibayar Rp 175 Juta Per Judul, Mia Khalifa Mengaku Menyesal
-
8 Aktris Bollywood Sukses Tembus Hollywood: Priyanka Chopra sampai Kajol Devgan
-
Beri Bintang Jasa Utama ke Eurico Guterres, PBHI: Jokowi Seperti Menjilat Ludah Sendiri
-
Astronom Ungkap Cara Mengukur Lubang Hitam Supermasif
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Ulasan May I Help You?: Merayakan Kehidupan Lewat Kisah-kisah Kehilangan
-
Bantuan Bencana Mengalir ke NTT dan Kalimantan, BAZNAS Pastikan Tepat Sasaran
-
Erick Thohir Bicara Target Indonesia di Asian Games 2026, Berapa Emas?
-
Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
-
Sempat Jadi DPO, Pencuri Rumah Kosong yang Bawa Kabur Emas 30 Gram Diciduk di Tangerang
-
Ayah dan Anak Tewas Akibat Ledakan Gas di Cikarang
-
Tak Ingin Jamur Terbuang, Ibu Astuti Sukses Kembangkan Usaha hingga Pimpin Bank Sampah
-
Ulasan Gadis Minimarket: Ketika Menjadi Berbeda Bukan Berarti Salah
-
5.000 Data Warga Palu Digunakan untuk Main Judi Online
-
Fitur Darurat yang Jadi 'Biang Kerok' Salah Paham Pengguna Jalan, Sisi Gelap Penggunaan Hazard Motor