Suara.com - Kepala Stasiun Klimatologi Kelas II Kupang Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Rahmattulloh Adji mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat delapan kabupaten dan kota di Nusa Tenggara Timur untuk mengantisipasi resiko bencana akibat potensi hujan di atas normal.
"Aksi mitigasi perlu dilakukan lebih awal guna menghindari risiko bencana akibat kondisi musim hujan di atas normal atau lebih besar," katanya di Kupang, Kamis (2/9/2021).
Ke delapan wilayah tersebut di antaranya Kabupaten Manggarai Barat bagian utara, Manggarai bagian utara, Manggarai Timur bagian utara, Ngada bagian utara, Timor Tengah Selatan bagian selatan, Malaka bagian selatan, Kupang bagian utara, dan Timor Tengah Utara bagian barat.
Ia menjelaskan secara umum musim hujan 2021/2022 di wilayah NTT diprediksi akan berlangsung pada November mendatang yang terjadi pada 65,6 persen zona musim (zom) dari total sebanyak 23 zom di NTT.
Hanya 4,3 persen zom yang mengawali musim hujan pada Oktober, sedangkan 30,4 persen zom lainnya pada Desember 2021.
Rahmattulloh menjelaskan secara umum, sifat hujan selama musim hujan 2021/2022 diprakirakan normal atau sama dengan rerata klimatologisnya pada 20 zom atau atau 87.0 persen dan 3 zom atau 13.0 persen akan mengalami kondisi musim hujan di atas normal atau lebih basah dari biasanya.
Oleh sebab itu ia mengimbau agar pemerintah daerah dan masyarakat terutama pada daerah yang terdampak musim hujan di atas normal agar lebih mewaspadai kejadian cuaca ekstrem seperti hujan es, hujan lebat disertai kilat dan petir.
Cuaca ekstrem ini berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologis seperti banjir dan tanah longsor. Perubahan cuaca juga berpotensi membuat imun tubuh melemah dan rentan terserang penyakit.
Hari tanpa hujan ekstrem
Baca Juga: BMKG Tepis Mitos Negara Rawan Bencana Sulit Maju
Sebelumnya pada pekan ini BMKG juga mengatakan bahwa wilayah Nusa Tenggara Timur pada umumnya mengalami hari tanpa hujan dengan kategori ekstrem panjang selama musim kemarau ini. Umumnya daerah di NTT mengalami hari tanpa hujan lebih dari 60 hari.
Rahmattulloh mengatakan hal itu berkaitan dengan perkembangan kondisi iklim di NTT pada Dasarian III Agustus 2021 dan prakiraan pada dasarian selanjutnya.
Pihaknya mencatat hanya beberapa wilayah di NTT yang mengalami HTH kategori sangat pendek (1-5 hari), yaitu di sebagian kecil Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai Timur, Ngada, Ende, Sikka, Sumba Barat Daya, Sumba Barat, Timor Tengah Selatan, dan Malaka.
Berdasarkan analisis curah hujan pada Dasarian III Agustus 2021, pada umumnya wilayah NTT mengalami curah hujan dengan kategori rendah atau 0-50 mili meter (mm).
Namun, sebagian kecil wilayah di Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, Ende, dan Sikka mengalami curah hujan dengan kategori menengah atau 51-150 mm.
Berdasarkan peta prakiraan peluang curah hujan Dasarian I September 2021, pada umumnya wilayah NTT diprakirakan memiliki peluang curah hujan di bawah 20 mm sebesar 61-100 persen, sedangkan di sebagian kecil wilayah Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekoe, Ende, serta sebagian besar wilayah Malaka, Timor Tengah Utara, Timor Tengah Selatan diprakirakan memiliki peluang curah hujan 21-50 mm sebesar 61-90 persen.
Berita Terkait
-
Musim Kemarau Sudah Datang, Tapi Kok Masih Hujan? Ini Penjelasan BMKG
-
Warga Jakarta Wajib Simak! BMKG Prediksi Perubahan Cuaca Mulai Sore Ini
-
Hadapi El Nino 2026, Pemerintah Ungkap Strategi Cegah Karhutla
-
Cek Fakta: Benarkah Kemarau 2026 di Indonesia Jadi Terparah dan Terburuk dalam 30 Tahun?
-
BMKG Pastikan Tsunami Jepang Tidak Sampai Indonesia
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
71 Kode Redeem FF Max Terbaru 5 Mei 2026: Raih Item Gintama dan Gloo Wall Gratis
-
5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
-
Bank of America Sarankan Harga GTA 6 Agar Lebih Mahal, Apa Alasannya?
-
Lolos Sertifikasi FCC dan Postel Komdigi, Xiaomi Siapkan 2 Tablet Murah Terbaru
-
6 HP dengan Kamera Zoom Terbaik 2026, Foto Jarak Jauh Tetap Tajam
-
Motorola Edge 70 Pro Plus Segera Debut, Diprediksi Bawa RAM 16 GB
-
10 HP Terlaris Global Q1 2026: iPhone 17 Memimpin, Samsung Ungguli Xiaomi
-
4 HP Honor RAM 12 GB 5G Terbaru, Performa Gahar Mulai Rp3 Jutaan
-
Makin Murah, Game AAA Star Wars Ini Diskon hingga 75 Persen di Steam
-
6 iPhone Lawas yang Kameranya Bagus dan Murah 2026, Masih Layak Dipakai!