Suara.com - Wakil Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listiyanto menilai aplikasi-aplikasi telemedisin atau telemedicine sudah akan menjadi bagian dari bentuk konsumsi kesehatan baru bagi masyarakat akibat pandemi COVID-19.
"Apakah nanti COVID-19 akan menjadi endemi atau tidak, telemedisin sudah akan menjadi bagian dari bentuk konsumsi kesehatan yang baru bagi masyarakat saat ini, terlebih lagi kelas menengah di Indonesia terus tumbuh bahkan mendominasi perekonomian nasional," ujar Eko dalam diskusi daring di Jakarta, Jumat (10/9/2021).
Menurut dia, seiring perkembangan digitalisasi, telemedisin akan menjadi tren. Sebetulnya telemedisin di negara-negara maju sudah menjadi kebutuhan juga bahkan sebelum pandemi COVID-19 merebak.
"Ini karena Telemedisin menghubungkan antara pasien dengan dokter melalui aplikasi. Kalau kita melihat dari data-data secara makro, jasa kesehatan mengalami pertumbuhan yang cukup tinggi sekitar 11 persen di triwulan II tahun ini," katanya.
Salah satu di dalam komponennya, lanjut Eko, bagaimana kemudian jasa-jasa kesehatan, termasuk aplikasi telemedisin. Pemberlakuan PPKM cukup membatasi ruang gerak konsumen sehingga individu yang terjangkit COVID-19 mencari alternatif dengan memanfaatkan telemedisin untuk memudahkan mendapatkan pelayanan kesehatan.
"Terus terang telemedisin membantu para individu yang menjalani isolasi mandiri, terutama generasi millenial atau anak muda yang akrab dengan digitalisasi tahu bagaimana memanfaatkan layanan kesehatan lewat telemedisin," kata ekonom tersebut.
Selain itu biayanya juga relatif terjangkau, dan bagi konsumen menggunakan jasa kesehatan lewat telemedisin lebih aman saat pandemi Covid-19.
Dalam kesempatan yang sama, Data Analyst dari Continuum Data Indonesia yakni Muhammad Azzam menyebut perbincangan mengenai telemedisin di dunia maya melonjak enam kali lipat saat awal PPKM.
"Telemedisin sudah dianggap oleh konsumen sebagai sumber informasi yang reliable seperti untuk obat-obatan konsumen bisa langsung berkonsultasi dengan dokter, di samping biaya layanan lewat telemedisin juga sangat terjangkau dan mudah dalam memesan obat," ujar Azzam.
Baca Juga: Perekonomian RI Selalu Mentok di Lima Persen, Ekonom Senior Sarankan Ini ke Pemerintah
Selama PPKM, permintaan layanan telemedisin meningkat cukup drastis. Berbagai aplikasi penyedia layanan ini menjadi andalan masyarakat yang ingin konsultasi kesehatan, terutama bagi mereka yang sedang melakukan isolasi mandiri.
Berita Terkait
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur
-
Pembiaran Impor Baja China Akan Picu Gelombang PHK di Indonesia
-
Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang
-
Indef Nilai KUR Bunga 5 Persen Yang Dicanangkan Presiden Prabowo Efektif Bantu UMKM
-
Fundamental Kuat Jadi Alasan Saham BBRI Masih Jadi Rekomendasi
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
5 HP Xiaomi Rp1 Jutaan dengan Fitur NFC untuk Transaksi Digital Lancar
-
Tanda-tanda WhatsApp Disadap dan Tips Mengamankannya
-
51 Kode Redeem FF Terbaru 10 Mei 2026: Sikat Cepat SG2 Rapper Underworld dan MP40 Cobra
-
30 Kode Redeem FC Mobile 10 Mei 2026: Klaim 500 Poin Naik Peringkat dan Pemain Bintang OVR 117
-
Spesifikasi PC 007 First Light Resmi Rilis, Game James Bond Butuh RAM 16 GB
-
Spesifikasi iQOO Z11 Global: Siap ke Indonesia, Usung Baterai Jumbo 9.020 mAh
-
52 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 9 Mei 2026: Klaim Kartu 115-120 dan Tag Gratis
-
73 Kode Redeem FF Max Terbaru 9 Mei 2026: Raih Parasut, Skin Eclipse, dan MP40 Cobra
-
Penjualan PS5 Anjlok usai Harga Naik, Sony Pastikan PS6 Sudah Dalam Pengembangan
-
Bangkit Lagi? Cek Perkiraan Harga HP Midrange Vivo S2 yang Dirumorkan Comeback Tahun Ini