Suara.com - Layanan internet Telkomsel dan Indihome, dua perusahaan di bawah TelkomGroup, masih terganggu di Ambon, Maluku pada Selasas (21/9/2021). Kacaunya layanan internet pelat merah itu dikeluhkan oleh berbagai pihak, mulai dari anggota DPR, pengusaha, hingga pelajar.
"Ini kan seluruh aktivitas terganggu karena internet ini sudah merupakan kebutuhan mendasar bagi pekerja, sekolah dan bisnis-bisnis daring lainnya," kata Wakil Ketua II DPRD Kota Ambon, Rustam Latupono di Ambon, Selasa (21/9/2021).
Ia meminta TelkomGroup agar segera memperbaiki masalah jaringan dan memberi penjelasan yang rinci kepada publik.
Gangguan internet dari TelkomGroup sangat berdampak ke aktivitas masyarakat, karena selama ini hanya operator Telkomsel yang memiliki jaringan luas di Maluku, dan digunakan mayoritas warga di Ambon.
"Upayakan untuk menggantikan ada perbaiki akses internet yang ada dulu, agar semua bisa memenuhi kepentingan masyarakat baik dari sisi pekerja maupun sekolah," ucapnya.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Ambon, Harry Putra Far far, mengatakan pihaknya merencanakan rapat bersama pihak Telkomsel dan Indihome guna membahas permasalahan jaringan internet di Kota Ambon. "Nanti Komisi II akan memanggil Telkomsel dan Indihome supaya kita mendengar penjelasan yang jelas," katanya.
Ia menerangkan dalam kondisi pandemi seperti ini, yang paling penting adalah pendidikan anak-anak. Namun, jaringan saat ini menyulitkan aktivitas belajar mereka. "Sekarang masih dalam situasi pandemi, anak-anak masih sekolah daring. Ini sangat memberatkan tentunya," ucapnya.
Sementara itu, seorang pebisinis daring, Rizana Idris mengatakan sangat kesal karena tidak dapat mengunggah foto jualannya ke dalam cerita media sosial instagram.
"Saya cukup terbawa emosi ya, karena biasanya saya jualannya lancar-lancar saja, tapi kali ini (internet) lemot sekali," ujarnya.
Baca Juga: YLKI: Minta Maaf Tidak Cukup, Telkomsel dan Indihome Wajib Beri Kompensasi ke Konsumen
Ia berharap jaringan internet Telkomsel di Kota Ambon segera kembali normal. Menurutnya jika hal ini tidak dapat diperbaiki secepatnya, akan merugikan usahanya yang kini bergantung pada pemesanan daring. "Semoga cepat diperbaiki. Karena saya sangat resah, takut tidak dapat berjualan seperti biasanya," tuturnya.
Mahasiswa Universitas Pattimura, Fadly Anwar mengaku juga tidak bisa mengikuti perkuliahan secara daring lancar.
"Kita kuliah tadi, gambarnya buram dan suaranya juga tidak jelas," katanya.
Fadly berharap jaringan segera diperbaiki untuk kepentingan pendidikan mereka. "Jangan sampai kita tidak bisa belajar baik-baik. Kalau bisa, cepat selesaikanlah," demikian mahasiswa jurusan hukum itu.
Selama tiga hari terakhir jaringan internet dari TelkomGroup seperti Telkomsel dan Indihome tidak bergungsi dengan baik.
Sebelumnya terjadi gangguan pada sistem komunikasi kabel laut JaSuKa (Jawa, Sumatera dan Kalimantan) ruas Batam - Pontianak sejak 19 September 2021 yang berdampak pada penurunan kualitas layanan TelkomGroup baik fixed maupun mobile broadband di beberapa wilayah Indonesia.
Berita Terkait
-
Telkomsel Catat Laba Rp19,7 Triliun di 2025, Fokus Perkuat AI dan Ekosistem Digital Indonesia
-
Sekolah Rakyat Hadir di Daerah 3T, Anggota DPR RI: Sangat Dirasakan Manfaatnya
-
APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi
-
7 Cara Efektif Meningkatkan Kecepatan WiFi di Rumah, Tanpa Biaya Mahal
-
Cara Ikut Korea Kaja Vol.3 by.U, Ada Hadiah Liburan ke Korea dan Nonton K-Pop Awards
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
Terkini
-
Setelah Bertahun-tahun Hilang, Fortnite Resmi Kembali ke App Store
-
7 Pilihan HP Snapdragon RAM 12 GB Anti Lemot untuk Gaming
-
POCO Pad C1 Muncul di Situs Resmi, Tablet Murah Terbaru Bersiap ke Indonesia
-
7 HP Snapdragon 8 Elite Gen 5, Performa Gahar untuk Gaming dan Multitasking
-
Resmi Tantang Xiaomi 15T Pro, iQOO 15T Andalkan Chip Flagship Terbaru dan RAM 16 GB
-
Pesaing MacBook, Microsoft Surface Laptop 2026 Meluncur dengan Fitur AI
-
Sharp Rilis Speaker Portable SASPro Series, Bisa Karaoke dan Live Band Tanpa Kabel
-
Game Anyar World of Tanks HEAT Segera Debut, Ada 15 Kendaraan Kustom
-
Bahaya Deepfake AI Mengancam Dokumen Digital, Tanda Tangan Elektronik Jadi Solusi Aman
-
4 HP Motorola RAM 8 GB dan Baterai Awet Seharian, Termurah Mulai Rp2 Jutaan