Dan itulah yang disetujui oleh dewan independen yang terjadi di sini.
Perusahaan mengatakan bahwa lebih dari 90 persen dari uji coba telah direkrut pada saat itu secara resmi berakhir, jadi kemungkinan akan ada lebih banyak data untuk disaring.
“Dengan virus yang terus beredar luas dan karena pilihan terapi yang tersedia saat ini diinfuskan dan/atau memerlukan akses ke fasilitas kesehatan, perawatan antivirus yang dapat dilakukan di rumah untuk menjauhkan orang dengan Covid-19 dari rumah sakit,” kata Wendy Holman, CEO Ridgeback Biotherapeutics, dalam sebuah pernyataan.
Meskipun molnupiravir telah menjanjikan sebagai pengobatan covid-19 untuk beberapa waktu dari sekarang, ada beberapa kontroversi dan kegagalan di sekitarnya juga.
Pada April, Merck (Merck, Sharp & Dohme/MSD) dan Ridgeback Biotherapeutics juga menghentikan satu bagian dari uji coba MOVe-OUT mereka, setelah ditentukan bahwa tidak cukup bukti yang mendukung penggunaan molnupiravir untuk pasien yang sudah dirawat di rumah sakit.
Sejujurnya, ini telah menjadi pola umum bagi banyak antivirus yang diuji selama pandemi dan setidaknya sebagian karena fakta bahwa penyakit parah akibat Covid-19 cenderung disebabkan oleh respons imun yang merusak,bukan infeksi itu sendiri pada saat itu.
Selain itu, penelitian tentang molnupiravir tampaknya tidak menemukan bukti efek samping berbahaya yang dikhawatirkan Bright, setidaknya sejauh ini.
Jika obat tersebut memenangkan otorisasi, obat itu mungkin tidak akan bertahan lama karena beberapa pil antivirus lain untuk pengobatan dan pencegahan awal Covid-19 juga mencapai akhir uji klinisnya.
Fluvoxamine antidepresan generik juga telah terbukti secara signifikan mencegah rawat inap dari Covid-19 dalam uji coba skala besar tetapi belum ditinjau oleh rekan sejawat.
Baca Juga: Jepang Izinkan Penggunaan Obat Antibodi Sotrovimab untuk Pasien Covid-19
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Obat Covid-19 Molnulpiravir Mulai Beredar September 2021?
-
Erick Thohir Jamin Ketersediaan Obat Covid-19 di Kimia Farma Seluruh Depok
-
Situasi Mengerikan, Rumah Sakit di Oklahoma AS Dipenuhi Pasien Overdosis Ivermectin
-
CEK FAKTA: Obat Covid-19 Molnulpiravir Mulai Beredar September 2021, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Lada Hitam Bisa Sembuhkan COVID-19, Benarkah?
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bebas Telat Bayar dan Denda, BRI Hadirkan Fitur Tagihan Terjadwal di Aplikasi BRImo
-
Aktivasi BRImo Lewat InvestASIK Bisa Dapat Cashback, Simak Syarat dan Ketentuannya
-
Ketua Umum TP PKK Perkuat Program Sekolah Rakyat Lewat Bantuan untuk Siswa dan Guru di Biak Numfor
-
Brimob dan Tim Perintis Presisi Ciduk 5 Remaja Tawuran di Jatinegara, Samurai Disita
-
8 Ide Lomba 17 Agustus untuk Anak-anak di Perumahan, Dijamin Seru dan Heboh!
-
BNN Bongkar Penyelundupan Vape Berisi Etomidate dari Malaysia, Enam Tersangka Ditangkap
-
Waduh! Pembangunan Stadion Sudiang Makassar Telat, DPR Minta Kontraktor Ngebut
-
5 Sabun Cuci Muka Tanpa Alkohol yang Aman untuk Kulit Sensitif, Formulanya Ringan
-
Sudah Medical Check Up, Tapi Kapan Terakhir Kali Melakukan Financial Check Up?
-
Semua Potensi SAR Telah Dikerahkan Selamatkan Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2