Jika pengamat ingin melihat Venus secara detail, maka dibutuhkan teleskop dengan pembesaran setidaknya 225 kali untuk mengamati planet tersebut.
3. Konjungsi Bulan dan Saturnus
Setelah melakukan pendekatan dengan Venus, selanjutnya Bulan akan tampak dekat dengan planet bercincin pada 14 Oktober.
Keduanya akan berpisah pada jarak 3 derajat dan dapat dilihat mulai pukul 17:58 WIB dengan ketinggian 70 derajat di atas cakrawala tenggara.
Bulan dan Saturnus akan mencapai titik tertinggi di langit pada pukul 18:58 dengan ketinggian 76 derajat di atas cakrawala selatan.
Pasangan tersebut bisa dapat terus diamati sebelum menghilang di ufuk barat pada pukul 00:33 WIB.
Untuk menemukan keduanya, cukup pandangi konstelasi Capricornus. Saturnus akan tampak seperti satu titik bintang terang yang tidak berkelap-kelip.
Jika pengamat ingin melihat cincin Saturnus, maka dibutuhkan alat bantu seperti teleskop dengan pembesaran setidaknya 175 kali.
4. Konjungsi Bulan dan Jupiter
Baca Juga: Nikmati Fenomena Bulan Purnama Harvest Moon, Dikaitkan Cerita Petani
Usai dengan planet bercincin, esoknya Bulan akan berdekatan dengan planet terbesar di tata surya pada 15 Oktober 2021.
Pada saat itu, Jupiter akan terpisah dengan jarak 4 derajat dari Bulan. Keduanya bisa ditemukan di konstelasi Capricornus.
Pasangan ini dapat dilihat mulai pukul 18:02 WIB dengan ketinggian 60 derajat di atas ufuk timur.
Bulan dan Jupiter kemudian akan mencapai titik tertinggi di langit pada pukul 19:55 WIB dengan ketinggian 80 derjaat di atas cakrawala selatan.
Keduanya dapat terus diamati hingga sekitar pukul 01:29 WIB sebelum tenggelan di bawah 8 derajat di atas ufuk barat.
Jupiter akan tampak seperti bintang terang di langit timur saat senja.
Jika pengamat ingin melihat detail Jupiter, disarankan untuk menggunakan teleskop dengan pembesaran setidaknya 75 kali.
5. Bulan Purnama
Bulan akan mencapai fase penuh pada 20 Oktober mendatang. Pengamat dapat mulai melihatnya sekitar pukul 21:56 WIB.
Bulan Purnama Oktober sendiri disebut sebagai Hunter's Moon. Praktik penamaan ini dipopulerkan dalam beberapa dekade terakhir oleh Farmers' Almanac di Amerika Serikat.
Nama-nama yang digunakan untuk Bulan Purnama setiap bulannya memiliki asal-usul kuno dari suku-suku asli Amerika.
Disebut sebagai Hunter's Moon atau Bulan Pemburu karena Oktober adalah waktu di mana persiapan musim dingin mulai dilakukan.
Secara tradisional, persiapan tersebut termasuk berburu, menyembelih, dan mengawetkan daging untuk dikonsumsi di bulan-bulan musim dingin mendatang.
Selama malam setelah 20 Oktober, Bulan akan terbit sekitar satu jam kemudian setiap hari.
Saat fase penuh, Bulan akan berada di konstelasi Pisces dan terletak pada jarak 399.000 km dari Bumi.
Berita Terkait
-
Untuk Pemula! Ini Cara Memotret Fenomena Langit Malam dengan Lensa Kamera
-
5 Fenomena Langit Apik Sepanjang September 2021, Ada Ekuinoks
-
Mengenal Fenomena Blue Moon yang Diperkirakan akan Terjadi Pada 22 Agustus 2021
-
Jangan Lewatkan! Saksikan Bulan Purnama Blue Moon Minggu Ini
-
Jangan Terlewat! Saksikan Cincin Saturnus Hari Ini
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Snapdragon C Resmi Diumumkan, Prosesor Baru Qualcomm untuk Laptop Murah, Baterai Tahan Seharian
-
Viral Game Simulasi Kereta Buatan Indonesia Banjir Pujian di Jepang, Grafis Menawan!
-
Deretan Fitur Ugreen EchoBuds Magic, Lengkap dengan Kelebihan dan Kekurangannya
-
Asus TUF Gaming F16 dan A16 Resmi Pakai RTX 50-Series, Tangguh Berstandar Militer
-
Tablet Apa yang Cocok untuk Pelajar? 5 Pilihan Tab Rp1 Jutaan dengan Spek Dewa dan Baterai Badak
-
India 'Buang Muka' dari Sawit Indonesia, Harga Referensi CPO Juni 2026 Terkoreksi 1,91 Persen
-
Redmi Headphones Neo Lolos Sertifikasi Komdigi, Usung Hi-Res dan Baterai Tahan Lama
-
Hacker Gunakan Kode QR Teks untuk Kelabuhi Email Security, Ini Cara Kerjanya
-
Gunakan Snapdragon X2, Baterai Acer Swift Spin 14 AI Diklaim Tahan Seharian
-
Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED