“Pengembangan yang dilakukan aktor ancaman untuk membuat FinFisher tidak dapat diakses oleh para peneliti keamanan sangat mengkhawatirkan dan disisi lain juga sangat mengesankan," ujarIgor Kuznetsov, peneliti keamanan utama di Tim Riset dan Analisis Global Kaspersky (GReAT).
Sepertinya, pengembang setidaknya memberikan banyak pembaruan ke dalam pembuatan kode yang sulit dibaca (obfuscation) dan tindakan anti-analisis pada Trojan tersebut.
"Kemampuannya untuk menghindar dari analisis dan deteksi inilah yang membuat spyware sangat sulit dilacak dan dideteksi," katanya dalam keterangan resmi, Senin (4/10/2021).
Selain itu, fakta bahwa spyware ini disebarkan dengan presisi tinggi, praktis dan sulit dianalisis juga berarti korbannya sangat rentan, dan para peneliti tentunya menghadapi tantangan khusus.
"Saya percaya ancaman kompleks seperti FinFisher menunjukkan pentingnya bagi peneliti keamanan untuk bekerja sama dan bertukar pengetahuan serta berinvestasi dalam jenis solusi keamanan terbaru yang dapat memerangi ancaman tersebut,” tutup dia.
Berita Terkait
-
Kaspersky: Mustang Panda Kumpulkan Data Politik-Ekonomi Intelijen
-
Serangan Terhadap Ms Exchange Tumbuh 170% pada Agustus 2021
-
Polisi Federal Jerman Diam-diam Beli Spyware NSO Pegasus Israel
-
Data eHAC Bocor, Begini Cara Menggunakan Aplikasi Online secara Aman dan Nyaman
-
Lima Tips Aman Gunakan Wifi Publik
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis