Suara.com - Gojek bercita-cita untuk menjadi perusahaan yang mampu menggerakkan apa pun dengan mode kendaraan apapun dalam 10 tahun ke depan. Hal yang dimaksud adalah menyediakan semua layanan, baik itu pengiriman barang, makanan, hingga transportasi untuk manusia, dengan kendaraan apapun.
"Mungkin satu visi kami dalam 10 tahun ke depan, Gojek memikirkan bagaimana kami bisa menggerakkan apa pun dengan mode kendaraan apapun, di seluruh kota-kota yang dilayani Gojek," kata Kevin Aluwi selaku Co-Founder dan CEO Gojek dalam konferensi pers virtual, Rabu (27/10/2021).
Gojek sendiri kini sudah berusia 11 tahun di Indonesia. Saat pertama kali berdiri pada 13 Oktober 2010, Kevin mengenang Gojek muncul dengan 20 orang pengemudi dengan call center yang menghubungkan penumpang dengan mitra driver.
"Kalau dilihat dari 10 tahun lalu, tentu prestasi Gojek saat ini di luar dugaan," tutur Kevin.
Sejauh ini, lanjut Kevin, Gojek sudah memiliki lebih dari dua juta mitra driver dan satu juta mitra usaha UMKM. Ia menyebut masih banyak inovasi produk yang dijalankan Gojek ke depan.
Untuk transportasi misalnya, Gojek ingin menambah moda transportasi lain seperti kendaraan umum, shuttle antarkota, hingga terus mengembangkan kerja sama seperti Blue Bird yang ada sekarang.
Alasannya, Kevin mengaku bahwa mode kendaraan yang dimiliki Gojek masih terbatas. Saat ini Gojek hanya menyediakan kendaraan berupa motor (GoRide) dan mobil (GoCar).
Lalu untuk bisnis makanan seperti GoFood, Kevin berencana untuk membuat UMKM di Indonesia makin go digital. Meskipun tengah dilanda pandemi, masih banyak pelaku bisnis yang menjalankan usahanya secara online.
"Kami lihat penetrasinya (digital) masih rendah, makanya butuh inovasi lagi," tambah Kevin.
Baca Juga: Dorong Inovasi di Tiga Layanan Utama, Gojek Makin Jadi Andalan Konsumen
Sementara untuk logistik seperti GoSend, Gojek berencana untuk menarik banyak mitra pelaku usaha untuk antar barang lewat platformnya. Ia juga menyebut bahwa bisnis logistik saat ini potensinya sangat besar.
Cita-cita Gojek lainnya adalah menjadi perusahaan karbon netral yang berkontribusi pada perubahan iklim. Untuk merealisasikannya, Gojek akan memulai dengan menerapkan kendaraan listrik hingga mengurangi sampah dari layanan GoFood dan GoSend.
"Apakah ada layanan baru di Gojek? Kendaraan lain yang menggunakan Gojek? We'll see. Yang pasti, kami mau menggerakkan segala hal untuk membantu jutaan atau puluhan mitra menjadi lebih sukses," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Dukung Liburan Sekolah Makin Seru, Gojek Hadirkan Kurasi Jalan Jajan di Aplikasi
-
Kabar Tokopedia PHK Ribuan Karyawan, GOTO Bilang Begini
-
Komisi Ojol 8 Persen Bikin Prospek GOTO Suram, Target Harga Saham Dipangkas
-
Mulai Hari Ini, Potongan Komisi Ojol Resmi Turun Jadi 8 Persen
-
Vonis Nadiem Makarim Jadi Sorotan Media Internasional: Investor Asing Semakin Tak Percaya
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam