Suara.com - Para ahli membunyikan alarm tentang ancaman asteroid terhadap kehidupan di Bumi dan memperingatkan bahwa Amerika Serikat (AS) tidak memiliki rencana yang jelas untuk mencegah bencana.
Meskipun NASA mengatakan, kemungkinannya benar-benar satu dalam satu milenium, tidak ada lembaga AS yang secara eksplisit bertanggung jawab jika batu ruang angkasa menuju ke arah kita.
“Tidak ada yang ditugaskan untuk melakukan mitigasi,” kata mantan ahli strategi luar angkasa Angkatan Udara Peter Garretson, seorang ahli pertahanan planet kepada Politico.
"Ada tiga juta asteroid dan kami tidak tahu di mana mereka berada dan mereka terbang di sekitar kita," Danica Remy, presiden Yayasan B612.
Masalah ini muncul kembali ketika NASA merencanakan misi pertama untuk menguji apakah ia dapat menyesuaikan lintasan asteroid yang berpotensi menghancurkan.
Badan tersebut berencana untuk melemparkan roket yang melaju dengan kecepatan 16.000 mil per jam ke asteroid Dimorphos.
Tes Pengalihan Asteroid Ganda dijadwalkan beberapa saat setelah 24 November mendatang.
NASA telah menekankan bahwa sistem asteroid tidak menimbulkan ancaman bagi Bumi dan digunakan murni sebagai tempat pengujian.
Dilansir laman New York Post, Minggu (21/11/2021), DART bukan ancaman bagi Bumi.
Baca Juga: NASA Siap Uji Laser Baru Percepat Komunikasi Antariksa
Sistem asteroid ini adalah tempat pengujian yang sempurna untuk melihat apakah dengan sengaja menabrakkan pesawat ruang angkasa ke asteroid adalah cara yang efektif untuk mengubah arahnya, jika asteroid yang mengancam Bumi ditemukan di masa depan.
Chris Mattman, Chief Technology and Innovation Officer untuk NASA Jet Propulsion Laboratory, mengatakan bahwa agensi tersebut sering bermitra dengan Space Force dan Air Force dalam strategi mitigasi potensial.
Dia menambahkan bahwa masalah ruang angkasa kemungkinan akan menjadi perhatian utama orang Amerika ketika industri swasta pindah ke daerah tersebut.
Pengusaha teknologi miliarder seperti Jeff Bezos dan Sir. Richard Brandon keduanya terbang ke luar angkasa tahun ini dengan kapal mereka sendiri yang didanai secara pribadi, dengan lebih banyak penerbangan sipil yang direncanakan.
“Dengan [penerbangan] ruang komersial … mengambil kursi depan selama dekade berikutnya untuk misi andalan tradisional yang tahan lama, ruang angkasa akan menjadi sangat ramai dan manajemen lalu lintas ruang angkasa adalah masalah besar,” kata Mattman.
Kekacauan AS dalam masalah ini juga memiliki implikasi keamanan nasional, dengan China meningkatkan investasi ke pertahanan planet.
Tag
Berita Terkait
-
Pesawat Luar Angkasa NASA akan Menabrak Asteroid dengan Kecepatan 24.140 Km/Jam
-
UEA Akan Meluncurkan Pengujian Menargetkan Asteroid antara Mars dan Jupiter
-
Terungkap! 2 Asteroid Langka Dekat Bumi, Mengandung Logam Mulia Senilai Rp 166.007 Triliun
-
Tersandung Kasus, NASA Tidak Akan Ubah Nama Teleskop Penerus Hubble
-
Elon Musk Nyinyir soal Gugatan Blue Origin
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Memori HP Penuh Gara-Gara WhatsApp? Ini Tips Bersihkan Sampah Media Tanpa Hapus Chat Penting
-
Telkomsel - Nuon Hadirkan IndiHome Gamer Full 1:1 Speed, Internet Rumah Khusus Gamer Mulai Rp290.000
-
Update WhatsApp Terbaru, Pengguna Harus Bayar Langganan Agar Bebas Iklan?
-
Memori HP Cepat Penuh? Ini Cara Setting WhatsApp agar Tidak Otomatis Simpan Foto dan Video
-
ITSEC Asia Gandeng Infinix Perkuat Keamanan Digital
-
5 Tablet Rp2 Jutaan yang Lancar Buat Edit Canva dan Capcut
-
Siap Masuk ke Indonesia, Skor AnTuTu iQOO 15R Tembus 3,5 Juta Poin
-
7 Aplikasi Anti Spam Terbaik untuk Lindungi HP Orang Tua dari Penipuan Telepon
-
6 Langkah Darurat Ini Jika Orang Tua Terlanjur Klik Link Penipuan di WhatsApp
-
61 Kode Redeem FF Terbaru Aktif 27 Januari: Klaim Diamond, Token Jujutsu, dan Emote Cursed