Suara.com - Baru-baru ini, para ilmuwan merekam penampakan cumi-cumi "hantu" dengan sirip besar dan tentakel berwarna-warni, yang sangat unik.
Penampakan menakjubkan ini tertangkap kamera selama mereka melakukan ekspedisi di Teluk Meksiko.
Sampai saat ini, ada kurang dari 20 penampakan yang dikonfirmasi dari cephalopoda laut dalam ini, yang dikenal sebagai cumi-cumi sirip besar (Magnapinna).
Menurut NOAA Ocean Exploration dilansir laman Livescience, Senin (22/11/2021), penampakan baru-baru ini menambah satu lagi ke dalam daftar.
Ilmuwan National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) melihat, cumi-cumi ini sulit ditangkap di "Windows to the Deep 2021: ekspedisi ROV dan Pemetaan Tenggara" baru-baru ini.
Saat itu, tim menjelajahi daerah perairan dalam yang kurang dipahami di Samudra Atlantik barat di lepas tenggara Amerika Serikat.
Saat syuting di bawah air dekat West Florida Escarpment, lereng curam di dasar laut yang memisahkan perairan pantai yang dangkal dari Teluk Meksiko yang dalam, tim melihat satu set pelengkap biru kurus melayang melewati kendaraan yang dioperasikan dari jarak jauh (ROV).
Dalam rekaman itu, kamera berputar untuk melihat penampakan cumi-cumi sirip besar dengan segala kemegahannya, delapan lengan dan dua tentakelnya berserakan di belakangnya.
Sirip besar makhluk itu memanjang dari bagian utama tubuhnya, yang disebut mantel, beriak lembut di air, mirip dengan sirip ikan pari yang mengepak.
Baca Juga: Badai Matahari Hantam Bumi, Waspada Gangguan Massal Jaringan Listrik
Mantel tembus pandang memegang organ cumi-cumi, yang tampak kuning muda dan merah muda dalam cahaya ROV.
Mike Vecchione, peneliti zoologi dari NOAA Fisheries National Systematics Laboratory dan Smithsonian's National Museum of Natural History, sedang menonton rekaman ROV di satelit saat cumi-cumi sirip besar mulai terlihat.
Dia dan Richard E. Young dari University of Hawaii pertama kali menggambarkan keluarga cumi-cumi sirip besar, yang disebut Magnapinnidae, pada 1998, menurut sebuah laporan di South African Journal of Marine Science.
Sejak itu, tiga spesies cumi-cumi sirip besar telah dideskripsikan, tetapi mungkin ada lebih banyak spesies cumi-cumi sirip besar untuk ditemukan, menurut pernyataan NOAA.
Sangat sulit untuk membedakan lengan dari tentakel, yang sangat tidak biasa untuk cumi-cumi.
Cumi-cumi itu terlihat berenang sekitar 7.825 kaki (2.385 meter) di bawah permukaan laut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Harga dan Spesifikasi Marshall Monitor III ANC Cream di Indonesia
-
5 Tablet 12 Inci untuk Produktivitas Tinggi, Ringkas Dibawa Kemana Saja
-
Google Luncurkan Search Live, Bisa Cari Info Pakai Suara dan Kamera
-
Tips Bikin Konten Instagram dan TikTok Lebih Autentik Pakai Xiaomi 17 dengan Kamera Leica
-
5 Pilihan HP POCO 5G Terbaru Paling Murah di 2026, Konektivitas Cepat
-
Samsung Galaxy A37 5G Resmi Hadir: Andalkan Kamera Nightography dan AI, Cocok Buat Konten Seharian
-
Serangan Siber di Indonesia Tembus 14,9 Juta, Kaspersky Dorong SOC Berbasis AI
-
Biaya Registrasi SIM Biometrik Mahal, Komdigi Minta Keringanan ke Tito dan Purbaya
-
NextDev Summit 2026 : Telkomsel Dorong Startup AI, Tax Point Jadi Juara
-
Komdigi Buka Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, Perluas Internet ke Pelosok Daerah