Suara.com - Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti), Kementerian Komunikasi dan Informatika fokus menguatkan jaringan middle mile atau jaringan komunikasi jarak menengah setelah target pembangunan Base Transceiver Station (BTS) 4G di daerah terluar, tertinggal, terdepan (3T) tuntas.
Jaringan middle mile merupakan jaringan yang menghubungkan jaringan inti operator dengan fasilitas jaringan lokal sehingga distribusi dan kecepatan jaringan komunikasi lebih stabil dengan kecepatan yang lebih baik.
“Jadi memang khusus di 2021-2022 kita fokus pada jaringan BTS 4G dan masuk ke dalam klasifikasi last mile. Namun demikian, kita juga sudah menyiapkan jaringan middle mile sebuah kelanjutan dari last mile yang bisa menambah kapasitas jaringan (komunikasi) kita,” kata Direktur Utama Bakti Anang Latif saat ditemui di Jakarta, Selasa (7/12/2021).
Contoh nyata dari jaringan middle mile adalah persiapan Satelit Republik Indonesia Raya (SATRIA-1) yang kini tengah dalam proses untuk kemudian diluncurkan di 2023.
SATRIA-1 nantinya akan mengambil orbit di 146 BT (Bujur Timur) dan bisa menciptakan jaringan internet super cepat serta diklaim bisa memberikan internet bahkan pada kawasan yang tidak terjangkau layanan fiber optik.
Terkait dengan penguatan layanan internet di 3T, nantinya Papua diperkirakan akan mendapatkan layanan middle mile paling dominan karena berdasarkan data 65 persen desa yang tak terjangkau internet di kepulauan paling timur Indonesia itu.
“Papua ini menduduki 65 persen dari seluruh infrastruktur BTS yang kami bangun. Tentunya dengan jumlah paling banyak nantinya Papua akan mengonsumsi bandwith paling banyak. Nantinya dengan satelit yang posisi berdekatan dengan Papua maka jaringan di sana diharapkan akan sangat bagus,” ujar Anang.
SATRIA-1 merupakan proyek satelit multifungsi milik Indonesia yang diharapkan bisa dimanfaatkan untuk menguatkan akses internet berkeadilan secara nasional. Proyek itu berada di bawah tanggung jawab Bakti Kominfo dan rencananya secara resmi bisa beroperasi pada November 2023.
SATRIA-1 dikerjakan dalam skema pembiayaan Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Perakitan satelit SATRIA-1 dikerjakan oleh Thales Alenia Space dari Perancis. Sementara untuk peluncurannya akan dilakukan oleh Perusahaan asal Amerika Serikat milik Elon Musk, SpaceX. [Antara]
Baca Juga: Bakti: Pembangunan BTS di Kawasan 3T Manfaatkan Energi Terbarukan
Berita Terkait
-
Feri Amsari Akui Ada 'Niat Jahat', Abu Janda di Backstage: Santai Bang Itu Cuma Performa Doang
-
Pendidikan Abu Janda yang Maki-Maki Akademisi dan Mantan Dubes RI di TV, Ternyata Lulusan Inggris
-
Detik-Detik Abu Janda Ngamuk saat Debat Soal Amerika, Maki Dubes RI Ikrar Nusa Bakti: Jagoan Gue!
-
Dinas Bina Marga DKI Bersihkan Koridor 13 Transjakarta dan Perbaiki Jalan Berlubang
-
BRI Perkuat CSR Lewat Aksi Bersih-Bersih Pantai Dukung Gerakan Indonesia ASRI
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
61 Kode Redeem FF Terbaru 23 Maret 2026, Klaim Joker Bundle dan Diamond Gratis
-
Daftar Harga HP Infinix 2026 Semua Seri, Mana yang Cocok Untukmu?
-
Samsung Galaxy M17e 5G Debut, HP Murah Rp2 Jutaan Ini Usung Baterai Jumbo
-
38 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 23 Maret 2026: Klaim Draft Voucher, Pemain, dan Permata
-
7 HP Gaming Refresh Rate 120Hz Termurah, Baterai Badak Harga Cuma Rp1 Jutaan
-
7 Tablet Anak Pengganti HP untuk Gaming dan Belajar, Bonus Stylus Pen Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Usai Beli Saham Capcom, Arab Saudi Bakal Caplok Moonton Rp102 Triliun
-
15 HP Oppo Terbaru 2026 dan Harganya, Mana yang Cocok Buat Kantongmu?
-
Lenovo dan MSI Siap Luncurkan Laptop dengan Intel Core Ultra 7 serta NVIDIA RTX 5070
-
Death Stranding 2 Pecahkan Rekor di PC, Jadi Jawaban Telak untuk Sony