Suara.com - Perusahaan keamanan global Kaspersky membagikan 7 tips lindungi data rahasia dan sensitif di komputer atau internet, sehingga terhindar dari tangan-tangan para penjahat siber.
Berikut adalah tujuh tips lindungi data rahasia menurut Kaspersky dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (10/12/2021):
- FDE
- Membatasi akses data
- Jangan transfer data yang tidak terenkripsi
- Hapus data sensitif
- Enkripsi cadangan
- Banyak keranjang data
- Wadah kripto
Berikut uraian lengkapnya:
1. FDE
Tips pertama untuk melindungi data penting adalah dengan mengaktifkan full disk encryption (FDE) atau enkripsi disk penuh di seluruh perangkat yang menyimpan atau mentransmisikan data rahasia. Enkripsi dapat melindungi data jika perangkat jatuh ke tangan yang salah.
Di Windows, alat FDE disebut BitLocker, sementara di macOS bernama FileVault. FDE diaktifkan secara default di sebagian besar ponsel iOS dan Android. Jangan nonaktifkan kecuali benar-benar diperlukan.
2. Batasi akses
Umumnya, jatuhnya data penting ke tangan yang salah adalah karena kehilangan atau pencurian dari media fisik seperti hard disk eksternal atau flash drive.
Karenanya data rahasia atau penting tidak boleh dibawa meninggalkan kantor. Bahkan, jika harus menyalin ke media eksternal, Anda harus mengenkripsi data terlebih dahulu. Banyak solusi keamanan untuk usaha kecil dan menengah yang mendukung penyimpanan terenkripsi dalam bentuk wadah kripto (cryptocontainer).
3. Jangan transfer data tak terenkripsi
Terkadang Anda perlu mengirim data penting secara online melalui email atau layanan berbagi file. Tetapi Kaspersky sangat menyarankan untuk menghindari hal itu. Namun, apabila memang benar-benar harus mengirimkan file tersebut, setidaknya enkripsi terlebih dahulu, jika terjadi intersepsi.
Cara termudah adalah dengan membuat arsip yang dilindungi kata sandi. Hampir semua utilitas arsip memiliki opsi ini. Setelah informasi terenkripsi, kirim kata sandi kepada penerima melalui saluran yang berbeda, misalnya, informasi dilampirkan ke email, tetapi kata sandi dikirim melalui aplikasi perpesanan yang mendukung enkripsi end-to-end.
Baca Juga: Penelitian: Indonesia Masuk Peringkat 18 Masyarakatnya Gunakan Stalkerware
4. Hapus data sensitif
Hapus data penting yang sudah tidak diperlukan lalu kosongkan Recycle Bin agar data tidak dapat dipulihkan dengan sekali klik. Untuk data apa pun yang bahkan tidak begitu sensitif, gunakan utilitas penghancur file untuk mencegah pemulihan.
5. Enkripsi cadangan
Selanjutnya enkripsi cadangan. Kaspersky mengatakan cadangan data sangat penting, meski juga dapat menjadi sumber kebocoran. Untuk itu, sebelum membuat cadangan data rahasia, Anda harus menempatkannya di wadah kripto.
6. Banyak keranjang data
Tips keenam dengan menyimpan data di beberapa tempat yang terisolasi satu sama lain. Misalnya, satu salinan file disimpan di komputer dan salinan lainnya di penyimpanan cloud yang andal. Jangan lupa untuk mengenkripsi file terlebih dahulu.
7. Wadah kripto
Tips terakhir yakni mengamankan arsip dan kata sandi wadah kripto. Simpanlah kata sandi dalam aplikasi yang dibuat khusus, seperti aplikasi Kaspersky untuk membuat dan menyimpan kata sandi kompleks dengan aman.
Demikianlan tips lindungi data rahasia di internet dan komputer. Selamat mencoba!
Berita Terkait
-
Hacker Gunakan Kode QR Teks untuk Kelabuhi Email Security, Ini Cara Kerjanya
-
Data Ini Bikin Khawatir: Gadget Keluarga Indonesia Masih Rentan Diretas
-
Serangan Spyware di Asia Tenggara Naik 18 Persen, Indonesia Jadi Target Utama Hacker
-
Lebih dari 1 Juta Rekening Bank Diretas, Ancaman Siber Kini Beralih ke Pencurian Data Login
-
Serangan Siber di Indonesia Tembus 14,9 Juta, Kaspersky Dorong SOC Berbasis AI
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ekonomi Digital Indonesia Bisa Tembus Rp5.800 T, Nezar Patria : RI Tak Boleh Hanya Jadi Pasar AI
-
Inspirasi K-Wellness dan AI Home LG ala Shin Ye Eun
-
Ekonomi Digital Indonesia Capai 100 Miliar Dolar AS, Komdigi Dorong Kolaborasi Nasional
-
5 HP Layar Lengkung dan NFC Termurah, Sensasi Premium dengan Bujet Minimum
-
Powerbank Bagus Merek Apa? Ini 4 Pilihan 10.000 mAh untuk Antisipasi Listrik Padam
-
7 Tips agar Baterai iPhone Awet, Kurangi Risiko Battery Health Cepat Turun
-
4 Genset Silent Terbaik untuk di Rumah, Anti Berisik Hemat Bensin untuk Backup saat Mati Listrik
-
Harga Steam Machine Lebih Mahal dari PS5, Ini Penyebabnya!
-
POCO X8 Pro Yellow Resmi Meluncur di Indonesia, Desain Ikonik dan Fitur Komunikasi Tanpa Sinyal
-
Bos WhatsApp Resmi Mengundurkan Diri, Ini Sosok Penggantinya