Suara.com - Microsoft resmi menghentikan produksi konsol Xbox One. Dengan begitu perusahaan bisa fokus pada produksi konsol generasi baru, Xbox Series X dan S.
"Demi fokus pada produksi Xbox Series X/S, kami menghentikan produksi untuk semua konsol Xbox One pada akhir 2020," kata Cindy Walker, Senior Director of Xbox Console Product Marketing, dikutip dari The Verge, Jumat (14/1/2022).
Microsoft sebenarnya sudah menghentikan Xbox One X dan Xbox One S versi digital sebelum menghadirkan Xbox Series X.
Kemudian perusahaan diam-diam tak lagi memproduksi Xbox One S pada akhir 2020.
Konfirmasi Microsoft muncul setelah Bloomberg mengungkap kalau Sony berencana menyetop produksi PlayStation 4 (PS4) pada akhir 2021.
Namun perusahaan sudah memastikan kalau mereka bakal memproduksi 1 juta konsol PS4 lagi pada 2022.
Hal ini dilakukan Sony untuk memenuhi permintaan pelanggan di tengah krisis chip berlangsung.
Terlebih keduanya masih berupaya menyediakan konsol Xbox Series X dan PS5 yang terbilang langka di pasaran.
Akan tetapi, Microsoft sepertinya mampu memenuhi permintaan Xbox Series S yang dijual 299 dolar AS atau Rp 4,2 jutaan.
Baca Juga: Cara Menghapus Data Ganda di Microsoft Excel Secara Mudah
2020 lalu, Head of Xbox Phil Spencer mengatakan bahwa Microsoft sudah membangun lebih banyak konsol Xbox Series X ketimbang Seri S.
"Kami mampu membuat lebih banyak chip di Xbox Series S ketimbang di Series X," ujarnya.
Berita Terkait
-
Microsoft Mulai Arahkan Pengguna Agar Tak Pakai Google Chrome Sebagai Browser
-
Indonesia Gabung APAC Leaders Digital Alliance yang Digelar Microsoft
-
Kalahkan PS5, Xbox Series S Jadi Konsol Terlaris Selama Black Friday
-
Microsoft Ubah Jadwal Update Windows 10 Jadi Setahun Sekali
-
Kolaborasi, Xbox Gandeng Gucci Luncurkan Konsol Edisi Terbatas Ini
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN
-
Limbah Elektronik Makin Mengkhawatirkan, Acer Gerakkan 150 Changemaker dari Sekolah
-
Narkoba Kini Menyusup Lewat Platform Digital dan Vape, Menkomdigi Minta Orang Tua Waspada
-
HP Flagship Anyar, Honor Magic 9 Bakal Bawa Stylus dan Layar Mewah Compact