Suara.com - Perusahaan teknologi asal Swedia, Ericsson, mengajukan serangkaian gugatan pelanggaran paten ke Apple. Diketahui gugatan itu menyangkut atas pembayaran royalti untuk penggunaan paten nirkabel 5G di iPhone.
Kedua perusahaan sudah saling menggugat di Amerika Serikat karena gagalnya negosiasi dalam pembaruan kontrak lisensi tujuh tahun untuk paten yang sudah dilakukan sejak 2015.
Awalnya, Ericsson menggugat Apple pada Oktober dengan klaim bahwa perusahaan mencoba mengurangi tarif royalti. Lalu pada Desember, Apple menggugat Ericsson dengan tuduhan bahwa mereka menggunakan taktik kuat untuk memperbarui paten.
"Ericsson telah menolak menegosiasikan persyaratan yang adil dalam memperbarui perjanjian lisensi paten kami, dan mereka menuntut Apple di seluruh dunia untuk meminta royalti yang berlebihan," ujar Juru Bicara Apple, dikutip dari NDTV, Minggu (23/1/2022).
"Kami meminta pengadilan untuk membantu menentukan harga yang adil," tambahnya.
Tuntutan hukum paten memang sudah biasa terjadi di antara perusahaan teknologi. Sebab, setiap royalti dapat dihemat dalam jumlah signifikan selama perjanjian berlangsung.
Contohnya, Ericsson mengenakan biaya sekitar 2,5 sampai 5 dolar AS (sekitar Rp 35-71 ribu) untuk setiap ponsel 5G.
"Ketika perjanjian sebelumnya berakhir, kami tidak dapat mencapai kesepakatan terkait persyaratan dan ruang lingkup lisensi baru. Apple kini menggunakan teknologi kami tanpa lisensi," ujar juru bicara Ericsson.
Selain Apple, Ericsson juga pernah berhadapan dengan Samsung di pengadilan pada tahun lalu. Biasanya, royalti yang tertunda akan dihapus usai kesepakatan tercapai.
Baca Juga: SAFEnet Kenalkan Platform Aduan Pelanggaran Hak-hak Digital
Berita Terkait
-
iPhone Lipat Pertama Resmi Pakai Nama 'iPhone Ultra', MacBook Layar Sentuh Menyusul?
-
MacBook Air M4 15 Inci Resmi Hadir: Lebih Kencang, Lebih Ringan, dan Lebih Menarik
-
7 Cara Mengembalikan Foto yang Terhapus Permanen di HP Android dan iPhone
-
XLSMART Perluas Jaringan 5G di 33 Kota, Fokus Tingkatkan Kecepatan Internet dan Layanan Digital
-
Performa Kamera Ungguli iPhone 16 Pro Max, Ini 3 Fitur Menarik Motorola Signature
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 28 April 2026: Amankan Jutaan Koin dan Gems, Bikin Skuad Gacor
-
5 Rekomendasi HP Murah 'Penguasa Pasar' 2025-2026: Kamera Jernih dan RAM Melimpah
-
Spesifikasi Lenovo Idea Tab Pro Gen 2: Usung Chip Snapdragon Kencang, Sasar Midrange
-
Usai Rilis Global, HP Murah POCO C81 Pro Bersiap Masuk ke Indonesia
-
HP Gaming Harga Miring, Spesifikasi Infinix GT 50 Pro yang Bebas Panas
-
iPhone Lipat Pertama Resmi Pakai Nama 'iPhone Ultra', MacBook Layar Sentuh Menyusul?
-
Smart Home Jadi Nyata Berkat AC AQUA AQA-KCR9VRAL Hadirkan Kontrol HP dan Sterilisasi UV
-
Monitor Gaming Anyar, Samsung Odyssey G8 Dukung Resolusi 6K Refresh Rate Tinggi
-
Xiaomi Rilis Redmi Pad 2 9.7: Tablet Ringkas 120Hz dan Snapdragon 6s Gen 2, Harga Mulai 3 Jutaan!
-
Harga Vivo TWS 5i Rp300 Ribu, TWS Murah Ini Usung Baterai Tahan Lama