Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tak menutup kemungkinan untuk membahas teknologi yang sedang populer seperti metaverse hingga non-fungible token (NFT) di gelaran G20.
"Di dalam pembahasan G20 itu sebenarnya dibatasi jadi tiga sub utama seperti konektivitas, literasi digital, dan aliran data lintas negara. Namun tak menutup kemungkinan di salah satu isu itu membahas perkembangan teknologi baru," ungkap juru bicara Kementerian Kominfo Dedy Permadi dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (26/1/2022).
Dedy mencontohkan di isu literasi atau kecakapan digital. Tema ini disebut tidak akan terlepas dari perkembangan digital yang saat ini hadir.
Ia memaparkan, perkembangan teknologi saat ini dibagi ke dalam terminologi yang disebut Web 1.0, Web 2.0, dan Web 3.0. Web 1.0 adalah teknologi internet pertama yang menghasilkan produk seperti situs.
Kemudian Web 2.0 adalah sebuah teknologi internet yang berkembang lebih interaktif dan menghasilkan produk berupa media sosial seperti YouTube, Facebook, Instagram, dan lainnya.
Terakhir, Web 3.0 adalah internet generasi ketiga yang kemudian disebut Dedy menghasilkan produk seperti metaverse.
"Di tahun-tahun ini muncul yang namanya metaverse. Pada dasarnya ini adalah gabungan dari kecerdasan buatan (AI), augmented reality (AR), dan virtual reality (VR)," sambung Dedy.
"Jadi metaverse ini adalah gabungan dari tiga itu. Kalau kami berbicara soal tiga teknologi ini, maka dibungkusnya jadi perkembangan baru dalam teknologi digital, jadi web 3.0," jelasnya.
Metaverse adalah sebuah dunia virtual yang seolah tampak seperti dunia nyata. Orang-orang akan ditampilkan sebagai avatar dan mereka bisa melakukan aktivitas seperti bekerja, bermain game, ataupun bersosialisasi.
Baca Juga: Kominfo Ajak Negara G20 Bangun Standar Literasi Digital
Untuk mendukung metaverse, pengguna memerlukan perangkat seperti headset VR atau AR. Metaverse juga makin populer sejak CEO Facebook Mark Zuckerberg mengubah nama perusahaanya menjadi Meta.
Sementara NFT adalah aset digital yang tidak dapat diperjualbelikan. Contoh dari NFT itu sendiri adalah lukisan, seni musik, item dalam game, hingga video pendek.
NFT makin populer di Indonesia berkat Ghozali Everyday. Berkat koleksi selfie yang dijadikan Ghozali ke bentuk NFT, ia mendapatkan untung miliaran rupiah.
Berita Terkait
-
Kasus Korupsi Eks Dirjen Kominfo Semuel Abrijani: Apa Alasan Jaksa Menunda Pembacaan Tuntutan?
-
Gibran Wakili Prabowo di Forum KTT G20, DPR: Jangan Cuma Hadir, Tapi Ikut Dialog
-
Gibran Wakilkan Pidato Presiden di KTT G20, Ini Alasan Prabowo Tak Pergi ke Afrika Selatan
-
Hadiri KTT G20 di Afsel, Gibran akan Berpidato di Depan Pemimpin Dunia
-
Presiden Ramaphosa Puji Indonesia: Sekutu Setia Sejak Era Anti-Apartheid!
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan
-
Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026