Suara.com - Industri game di Indonesia semakin berkembang, hal ini bisa terlihat dari bagaimana perkembangan pengguna Hago Indonesia yang terus tumbuh.
Tidak tinggal diam, Hago Indonesia, sebagai salah satu aplikasi game sosial favorit di Indonesia berinisiatif memberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi kepada seluruh pengguna HAGO yang telah berpatisipasi dalam Starlight Match.
Starlight Match yang dilaksanakan selama 10 - 31 Desember 2021, para Host, Agency, Family dan seluruh pengguna Hago berlomba-lomba menjadi yang paling aktif menggunakan aplikasi Hago.
Puncaknya, para pemenang Starlight Match dari seluruh Indonesia diundang untuk hadir secara offline pada Hago Awarding Night 2021, belum lama ini.
Hago Indonesia turut mengundang Family, Host dan Agency dari seluruh Indonesia sebagai mitra yang telah mendukung perkembangan industri game tanah air.
Keimmy, Country Manager HAGO Indonesia mengatakan bahwa Hago tak henti memberikan inovasi dan pengembangan layanan seperti voice chat, video live dan bermain game.
“Acara ini bertujuan untuk mengapresiasi seluruh host, squad, family dan agensi yang inspiratif," ujarnya.
Pihaknya berharap, terus dapat memberikan kesempatan bagi talenta lokal di Indonesia agar mereka bisa lebih berkembang bahkan mendunia.
Dari Starlight Match tersebut telah terpilih Top 3 Family, Top 10 Live Agency, Top 3 Squad (Chat Room) dan Top 10 Chatroom Agency yang mendapatkan apresiasi dari HAGO Indonesia.
Baca Juga: 3 Game Berbasis NFT, Wajib Dicoba Gamers!
Tak lupa Top 3 Host, Top 1 Potensial Host Live dan Chatroom mendapatkan apresiasi dari HAGO Indonesia. Berbagai doorprize diberikan selama acara.
“Sosialisasi dan edukasi platform Hago tentu akan lebih optimal dengan dukungan tiap pengguna,” jelasnya dalam keterangan resminya, Jumat (28/1/2022).
Oktavianus Effendy, Member Aplikasi Hago sejak 2018 menceritakan awalnya menggunakan aplikasi HAGO hanya untuk bermain game.
“Setelah mengikuti Hago selama beberapa tahun terakhir, semua jadi makin seru, mudah and simpel untuk mendapatkan penghasilan dari Hago. Sukses terus HAGO!” jelas Oktavianus.
Setelah dirilis pada 2018 lalu, kini aplikasi Hago telah diunduh lebih dari 100 juta kali dan menempati urutan 5 aplikasi yang paling banyak digunakan di Google Play Store.
Ada lebih dari 80 game yang tersedia, live battle yang bisa dilakukan bersama teman atau kenalan baru, dan bisa membangun channel sendiri yang bisa membantu pengguna mengekspresikan diri mereka.
Berita Terkait
-
Remaja 18 Tahun Tewas karena Kebanyakan Begadang Sambil Main Game
-
Aplikasi Game Gratis di Android Paling Rentan Diretas
-
Bigetron Red Aliens Wakili Indonesia di PUBG Mobile World Invitational
-
5 Kiat Menghadapi Cowok yang Kecanduan Games agar Perhatian ke Kamu
-
Tembus 5 Juta Pengguna Dalam 2 Tahun, MPL Jadi Platform Favorit Gamers Indonesia
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi
-
Terima Bos Blueray Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ogah Ajukan Banding
-
IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026
-
Cara Belanja di Singapura dan Jepang Pakai BRImo, Tanpa Tukar Mata Uang