Suara.com - Para arkeolog menemukan kuil kuno berasal dari abad awal agama Buddha di Lembah Swat, Pakistan Utara, membuatnya menjadi kuil Buddha tertua yang pernah ditemukan.
Tim berpendapat bahwa kuil tersebut berasal dari sekitar pertengahan abad kedua SM.
Pada saat Gandhara diperintah oleh kerajaan Indo-Yunani di India utara dan dibangun di atas kuil Buddha, sebelumnya yang mungkin berasal dari awal abad ketiga SM.
Dengan kata lain, orang-orang pada masa itu membangun kuil yang lebih tua dalam beberapa ratus tahun setelah kematian pendiri agama Buddha, Siddhrtha Gautama.
Kala itu, dia tinggal di tempat yang sekarang disebut India utara dan Nepal antara sekitar 563 SM dan 483 SM.
Reruntuhan kuil dengan tinggi lebih dari tiga meter itu sejauh ini ditemukan di dekat pusat kota modern Barikot.
Terdiri dari platform upacara yang di atasnya terdapat struktur silinder untuk meletakkan stupa.
Dilansir dari Live Sciene, Kamis (3/2/2022), kuil tersebut juga mencakup ruang untuk biksu, tangga, podium pilar, ruang depan, dan halaman umum yang menghadap ke jalan.
"Penanggalan radiokarbon belum menetapkan tanggal yang tepat dari struktur tersebut, tetapi kuil ini jelas merupakan salah satu monumen Buddha paling tua yang pernah ditemukan di wilayah Gandhara kuno," kata Luca Maria Olivieri, arkeolog di Ca' Foscari University of Venice dan Asosiasi Internasional untuk Mediterania dan Studi Oriental (ISMEO).
Baca Juga: Liontin Milik Korban Holokaus Ditemukan di Polandia
Penggalian ini sendiri dilakukan oleh para arkeolog Italia yang memulainya pada 1984 dengan tujuan untuk melestarikan arkeologi penting di Barikot.
Selain kuil yang terkubur, para arkeolog juga menemukan lebih dari 2.000 artefak di situs tersebut, termasuk koin, permata, segel, potongan tembikar, pahatan batu, dan patung.
Olivieri mengatakan, misi arkeologi ini telah menyelesaikan musim terakhir penggalian di Barikot.
Tapi tim akan kembali pada akhir 2022 untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut, terhadap situs tersebut dan berharap dapat menemukan lebih banyak kuil kuno.
Berita Terkait
-
Bir Berusia 9.000 Tahun Ditemukan di China, Digunakan untuk Ritual Kematian
-
Biara Hilang dari Abad ke-8 Ditemukan di Inggris
-
Tengkorak Kuno Transylvania Ditemukan, Persembahan Kematian?
-
Kisah Miris di Balik Penemuan Kerangka Sepasang Kekasih Berpelukan Berusia 1.500 Tahun
-
Ilmuwan Temukan Bukti Baru Kekejaman Nazi di Lembah Kematian
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Mengintip Honda GL150: Inikah Penerus GL Pro Neotech yang Legendaris? Harga Kelas Premium
-
Juventus Resmi Rekrut Zeki Celik Gratis, Bek Serbabisa Turki Dikontrak hingga 2029
-
Ditanya Statusnya Saat Diperiksa Kejagung Terkait Kasus Petral, Sudirman Said: Sebagai Saksi
-
5 Parfum Aroma Bunga yang Fresh dan Murah di Indomaret untuk Wangi Sehari-hari
-
Wamensos Bahas Sekolah Rakyat, PPSE dan Perlindungan Korban Bencana Non-Alam Bersama Tiga Pemda
-
Review Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis: Hangat, Realistis, dan Bermakna
-
Pelajaran dari Surabaya: Penyangga Ekonomi yang Sering Diremehkan
-
Kajian IESR: Indonesia Punya Potensi 77,8 GW PLTS Terapung, Apa Tantangan Pengembangannya?
-
6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli
-
Imigrasi Sumut Jalin Sinergi dengan Pemkab Batubara untuk Hadirkan Layanan Keimigrasian