Suara.com - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Panut Mulyono terkait kerja sama pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) yang mendukung pertahanan negara.
"Kami akhirnya tanda tangan MoU dengan Rektor (UGM) di mana Kementerian Pertahanan akan kerja sama sangat erat dengan UGM," kata Prabowo seusai penandatanganan kerja sama di Gedung Pusat UGM, Yogyakarta, Jumat (5/2/2022).
Kemenhan, kata Prabowo, sangat membutuhkan dukungan teknologi hasil penelitian para ilmuwan di perguruan tinggi. Menurut dia, perguruan tinggi memegang peranan sebagai center of excellence di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika atau STEM yang penting dalam konteks ketahanan nasional.
"Untuk itu saya datang ke kampus saya bicara dengan guru besar, kita cari di mana kita bisa kerja sama, di mana kita bisa bantu dan di mana kita bisa sinergi," ucap Prabowo.
Kesepakatan bersama antara UGM dengan Kementerian Pertahanan memiliki ruang lingkup meliputi penyelenggaraan pendidikan, pelatihan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan pengembangan kelembagaan, serta penyelenggaraan kolaborasi riset dan pengembangan sumber daya.
Selain itu, secara spesifik, menurut dia, bidang kerja sama dengan UGM juga mencakup pengembangan teknologi robotik, kecerdasan buatan (AI), hingga lahan pangan terintegrasi (food estate).
"Brainware (operator perangkat lunak) yang paling penting. Kita butuh 'brainware'. 'Brainware' terbaik di negara ini ya di kampus-kampus," kata dia.
Rektor UGM Prof Panut Mulyono menuturkan bahwa UGM telah banyak melakukan penelitian di bidang pertahanan dan keamanan.
Saat ini UGM tengah mengembangkan berbagai riset serta melakukan hilirisasi berbagai produk riset, salah satunya di bidang alat kesehatan.
Baca Juga: Survei Elektabilitas Capres 2024, Prabowo di Atas Angin, Anies Sedikit Lebih Unggul dari Ganjar
Pengembangan riset-riset strategis, menurut Panut, merupakan upaya UGM dalam mendukung ketahanan nasional dan meningkatkan daya saing bangsa.
"Negara kita akan maju dan disegani kalau kita menguasai teknologi. Dengan teknologi kita bisa membangun kekuatan ekonomi dan juga kekuatan militer untuk bertahan jika ada bahaya yang mengancam," tutur Panut. [Antara]
Berita Terkait
-
UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS
-
Prabowo Klaim Pendapatan Danantara Naik 400 Persen, Sebut Harus Diaudit
-
Ketika Kritik ke Presiden Dibalas Borgol, MK pun 'Dilangkahi'
-
BBM Subsidi Tak Naik, Prabowo: Banyak Negara Panik, Indonesia Masih Cool
-
Prabowo Siap Turun Tangan Jika Gubernur Hingga Kades Abaikan Teriakan Rakyat
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement