Suara.com - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Bambang Soesatyo memandang konsep publisher rights, yaitu hak pengolah media dan hak cipta jurnalistik yang dicanangkan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), memiliki peran penting dalam membangun kedaulatan nasional di bidang digital.
Hal itu dikatakan Bambang saat menjadi pembicara kunci dalam sesi kedua Konvensi Nasional Media Massa Hari Pers Nasional 2022 bertajuk Kesetaraan Tanggung Jawab Antara Platform Global dan Media Nasional yang diselenggarakan secara hybrid dari Kendari, Sulawesi Tenggara, seperti dipantau secara virtual dari Jakarta, Senin (7/2/2022).
"Regulasi publisher rights bukan hanya ditujukan untuk melindungi pers nasional menghadapi dominasi platform global, melainkan juga lebih dari itu, publisher rights adalah unsur penting untuk membangun kedaulatan nasional di bidang digital," kata Bambang Soesatyo.
Lebih lanjut, dia mengatakan kedaulatan digital itu sudah sepatutnya ditegakkan demi melindungi kedaulatan Indonesia.
Melalui kemampuan rekayasa algoritma dan analisis big data, perusahaan dapat memanfaatkan platform global untuk merekam perilaku masyarakat, bahkan menganalisis preferensi dan pandangan politik mereka, katanya.
Dalam beberapa aspek tertentu, itu dapat dimanfaatkan sebagai operasi intelijen yang berpotensi merongrong kedaulatan negara. Oleh karena itu, dia pun menilai upaya untuk menjadikan platform global domestik di Indonesia perlu dilakukan.
“Yang kita perlukan saat ini adalah langkah-langkah strategis dan hati-hati untuk domestikasi platform global dan melakukan penataan atas kedudukan dan operasinya di Indonesia,” ujarnya.
Upaya tersebut, tambahnya, dapat dimaknai bahwa eksistensi mereka harus menjadi objek hukum yang dapat diatur dan mematuhi implementasi hukum-hukum di Indonesia, beroperasi dalam jangkauan hukum nasional.
"Domestikasi ini juga dimaknai dan dimaksudkan sebagai transformasi regulasi yang mampu menjangkau platform global. Dengan demikian, kedudukan mereka menjadi setara dengan pelaku usaha nasional yang selama ini telah taat pada berbagai ketentuan perpajakan, aturan media, dan menjalani peraturan perundang-undangan yang berlaku," ujar Bambang.
Baca Juga: Puncak Hari Pers Nasional di Kota Kendari, Jokowi Akan Tanam Mangrove
Dia juga menegaskan kebijakan tersebut bukan ditujukan untuk melawan platform global, melainkan untuk melahirkan persaingan sehat, mewujudkan keseimbangan dalam relasi kekuasaan, menegakkan prinsip persamaan di depan hukum, serta menyetarakan kedudukan usaha dalam area bisnis yang sebidang. [Antara]
Tag
Berita Terkait
-
Bamsoet Kenalkan Buku Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung, Ungkap Sikap Ekonomi-Politik
-
Bamsoet Sebut Prabowo Ogah Punya Lawan, Singgung Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto
-
Tak Cuma Jago Akting, Aktor Chandra Wahyu Sabet Penghargaan Inspiratif di HPN 2026
-
HPN 2026, Polda Metro Jaya Soroti Bahaya Framing Medsos
-
Banyak Media Terhimpit PHK, Menko PM Janjikan Ada Distribusi Iklan Merata
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Xiaomi Kenalkan Mesin Cuci Pintar dengan Layar Sentuh, Bisa Terhubung Aplikasi
-
7 Kelebihan dan Kekurangan iQOO Z11, HP Midrange Baterai 9020 mAh dengan Layar 144 Hz
-
Komidigi Minta Semua Pengguna Ponsel Registrasi Ulang Kartu SIM Pakai Data Biometrik
-
Honor 600e Andalkan Chip Anyar Dimensity 7100, Usung Memori Lega 512 GB
-
HP Flagship Oppo Diprediksi Usung Chip Flagship Terbaru MediaTek, Ungguli Apple
-
Xiaomi TV FX Mini LED Bersiap ke Pasar Global, Ini Bocoran Fiturnya
-
Cara Smartwatch Garmin Deteksi Kelelahan 'Tak Kasat Mata' pada Perempuan
-
itel VistaTab 11 Resmi Hadir di Indonesia: Tablet 2 Jutaan dengan Fitur AI Study dan Desain Stylish
-
Sony Alpha 7R VI Resmi Meluncur: Sensor 66.8 MP dan Teknologi AI, Jadi Raja Baru Kamera Mirrorless
-
Spesifikasi Xiaomi 17T: Tawarkan Digital Zoom 120X, Skor AnTuTu Tembus 2 Juta