Suara.com - Neuralink, perusahaan yang didirikan bos Tesla Elon Musk untuk mengembangkan perangkat yang menghubungkan otak kita ke komputer, akhirnya buka suara soal disebut melakukan eksperimen kejam terhadap hewan.
Sebuah pengaduan yang diajukan minggu lalu ke Departemen Pertanian AS, menuduh perlakuan kejam terhadap kera digunakan untuk menguji teknologi tersebut.
Dalam sebuah blog, Neuralink mengatakan mereka bekerja dengan hewan secara yang paling manusiawi dan etis mungkin.
Perusahaan berharap untuk memulai uji coba perangkat pada manusia akhir tahun ini.
Dalam blog - diposting sebagai tanggapan atas kritik baru-baru ini - Neuralink menekankan komitmennya terhadap kesejahteraan hewan.
"Misi utama kami adalah merancang program perawatan hewan yang memprioritaskan kebutuhan hewan, daripada strategi tipikal membangun untuk kenyamanan manusia saja," tulis dalam blog.
"Penggunaan setiap hewan direncanakan secara ekstensif dan dipertimbangkan untuk menyeimbangkan penemuan ilmiah dengan penggunaan hewan secara etis," katanya.
Pada awal penelitian, Neuralink bermitra dengan Pusat Penelitian Primata Nasional Davis - bagian dari Universitas California.
Pada 2020 membangun vivariumnya sendiri untuk menampung monyet, dengan tujuan untuk "meningkatkan" standar saat ini.
Baca Juga: Eksperimen Neuralink Elon Musk pada Monyet, Diduga Ekstrem
Keluhan itu diajukan minggu lalu oleh Komite Dokter untuk Pengobatan yang Bertanggung Jawab terhadap UC Davis, dan terkait dengan "eksperimen otak invasif dan mematikan yang dilakukan pada 23 monyet".
"Sebagian besar hewan memiliki bagian dari tengkorak mereka dihapus untuk menanamkan elektroda di otak mereka," katanya dilansir laman BBC, Minggu (20/2/2022).
Keluhan itu juga menuduh bahwa kera yang digunakan dalam percobaan dikurung sendirian, menderita trauma wajah dan mengalami kejang dan infeksi lokal di lokasi implan.
Beberapa di-eutanasia sebelum digunakan dalam eksperimen, klaimnya.
Komite mengatakan, memperoleh informasi dari 600 halaman dokumen yang dirilis setelah mengajukan tindakan hukum catatan publik tahun lalu.
Sekarang telah mengajukan tindakan hukum kedua untuk memaksa universitas merilis video dan foto monyet.
Berita Terkait
-
Video Benjamin Netanyahu Minum Kopi, Grok: 100 Persen Palsu, Buatan AI
-
Liverpool Protes ke Elon Musk Gegara Grok Unggah Tweet Hinaan tentang Tragedi Hillsborough
-
Eksperimen Baru: Laporkan Kebaikan Teman Bikin Pelajar 5X Lebih Empati, Tambah Konsentrasi Belajar
-
4 Tokoh Dunia Termasuk Trump Ketahuan Bohong, Tutupi Hubungan dengan Epstein
-
Profil Jeffrey Epstein: Kekayaan, Kasus Predator Seksual dan Hubungannya dengan Trump
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
27 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 11 Mei 2026: Panen 600 Permata Tanpa Syarat
-
46 Kode Redeem FF Terbaru 11 Mei 2026: Buruan Ambil Bundle Gintoki dan M1014
-
5 Rekomendasi HP Midrange Baterai Monster, Tahan hingga 2 Hari
-
5 Rekomendasi Tablet Android selain Xiaomi dan Huawei, Harga di Bawah 5 Juta
-
8 Langkah Matikan Iklan di HP Xiaomi untuk Semua Aplikasi Bawaan Pengguna
-
5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
-
5 Tablet Layar AMOLED dengan RAM Besar, Ideal untuk Editing dan Gaming Berat
-
5 HP Murah Rp2 Jutaan RAM 12 GB, Performa Stabil Saingi Flagship
-
Raja Gaming Baru? Lenovo Legion Y70 2026 Bawa Snapdragon 8 Gen 5 dan Baterai Monster
-
Update Harga HP Entry-Level Vivo Mei 2026, Spek Oke Mulai Rp1 Jutaan