Suara.com - Facebook telah memperbarui Community Help khusus ke pengguna di Ukraina. Laman itu kini menambahkan sumber daya dari lembaga milik PBB hingga Palang Merah setempat.
Mengutip Engadget, Kamis (10/3/2022), informasi yang ditambahkan Facebook akan memudahkan pengguna, memperoleh bantuan medis ataupun bantuan lainnya yang tidak hanya tersedia di Ukraina, tapi negara terdekat lain.
Selain itu, Community Help Facebook juga menautkan layanan Darurat Negara Ukraina via WhatsApp untuk memberitahu pengguna, terkait update terbaru hingga layanan vital.
Untuk memastikan pengguna mendapatkan layanan baru itu, Facebook telah menampilkan tautan Community Help di bagian atas feed, hasil pencarian, hingga bagian atas feed di Instagram.
Kebijakan ini tak hanya berlaku untuk warga yang masih di dalam Ukraina, tapi juga mereka yang sudah mengungsi ke luar negeri.
Facebook juga memperbarui Emotional Health Center dengan menambahkan tips kesehatan mental.
Khususnya untuk membantu anak-anak selama perang Rusia-Ukraina, dari WHO dan lembaga lain. Tips ini tampil dalam bahasa Ukraina, Rusia, hingga Inggris.
Pengguna Facebook di Ukraina juga bakal lebih banyak melihat iklan yang menghubungkan mereka dengan lembaga bantuan. Sebab Facebook memang menyalurkan iklan tersebut secara gratis.
Sebagai contoh, WHO atau lembaga kesehatan dunia sudah memasang iklan di Facebook berisi tips terkait cara menyusui untuk ibu-ibu pengungsi.
Baca Juga: Seorang Gadis Ditampar Oleh Teman Serumahnya Gegara Masak Pukul 5 Pagi Hari
Terakhir, Facebook menambahkan nomor WhatsApp khusus pengguna Ukraina untuk meminta bantuan seperti tips kesehatan mental.
Berita Terkait
-
Mau Bonus hingga Rp 500 Juta dari Meta? Siapkan Video Pendek di Facebook Reels
-
Facebook Reels Resmi Diluncurkan ke Global, Sudah Bisa Dipakai di Indonesia
-
Meta Bantah Cabut Layanan Facebook dan Instagram dari Eropa
-
Ikuti Facebook, Disney Tertarik Garap Metaverse
-
Uni Eropa Tanggapi Ancaman Meta Cabut Layanan Facebook dan Instagram
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
-
AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
-
Kecewa Ditinggal Begitu Saja, Ojol Jakarta Murka Massa Pati Langsung Pulang Usai dari DPR
-
Rupiah Tersengat Sentimen Demo, Ditutup Anjlok ke Level Rp17.744
Terkini
-
Kabut Asap Makin Parah, Unsri Alihkan Kuliah ke Online, Kapan Kembali ke Kampus?
-
Siswa di Kuansing Belajar dari Rumah Dampak Parahnya Kabut Asap Karhutla
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
DPR Tak Perlu Tunggu Desember untuk Sahkan RUU Perampasan Aset
-
Siapa Ahmad Ramzy, Pengacara yang Bikin Ruben Onsu Jadi Tersangka
-
Apa Perbedaan Konduktor dan Isolator Panas Beserta Contoh Bendanya?
-
Jalur Rel Terkepung Massa Aksi DPR, Perjalanan KRL Tanah Abang Terhenti
-
Lebih dari Konflik Istana, The King's Warden Soroti Mirisnya Pendidikan Era Joseon
-
Bukan Cuma Bikin Kaki Kesemutan, Ini Risiko Terlalu Lama Duduk di Toilet
-
Massa Demo di Senayan Makin Ramai, Raker DPR Bersama Menkes Diakhiri Lebih Awal